BREAKING

ISLAM

Ramadan 2026: Negara Mana Puasa Terlama? Cek Daftarnya

Jelang Ramadan 2026, durasi puasa dunia berubah drastis! Belahan bumi selatan kini alami waktu terlama. Cek daftar negara dengan durasi 17 jam vs 10 jam di sini.

BANDA ACEH – Umat Muslim di seluruh dunia kini menghitung hari menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Namun, tahun ini membawa dinamika waktu yang unik. Karena Ramadan jatuh pada musim dingin di Belahan Bumi Utara, peta durasi puasa dunia mengalami pergeseran signifikan.

Laporan terbaru dari Al Jazeera memetakan durasi puasa mulai dari Imsak hingga Maghrib di berbagai kota besar dunia. Hasilnya mengejutkan: Muslim di belahan bumi selatan kini menanggung durasi puasa terlama, sementara mereka di utara menikmati waktu yang jauh lebih singkat.

Mengapa Durasi Berbeda Ekstrem?

Rotasi bumi dan kemiringan sumbu matahari memengaruhi panjang siang dan malam. Karena Februari masih masuk dalam periode musim dingin di Utara (Eropa, Amerika Utara), siang hari berlangsung sangat singkat. Sebaliknya, negara-negara di Selatan (Australia, Amerika Selatan) sedang menikmati puncak musim panas dengan siang yang sangat panjang.

Rekor Puasa Terlama (Hingga 17 Jam)

Tahun ini, ujian kesabaran ekstra menanti umat Muslim yang bermukim di ujung selatan bumi. Matahari bersinar lebih lama di wilayah ini, memaksa mereka menahan lapar dan dahaga hingga mendekati 17 jam.

Kota-kota dengan durasi puasa terlama meliputi:

  • Christchurch, Selandia Baru: ±16 jam 30 menit.

  • Puerto Montt, Chili: ±16 jam.

  • Canberra, Australia: ±15 jam 30 menit.

  • Cape Town, Afrika Selatan: ±15 jam.

Rekor Puasa Terpendek (Hanya 10 Jam)

Sebaliknya, saudara Muslim di belahan bumi utara menjalani Ramadan yang relatif “ringan” secara waktu. Beberapa wilayah bahkan mencatatkan durasi puasa kurang dari 11 jam karena matahari terbit lambat dan terbenam sangat cepat.

Kota-kota dengan durasi puasa terpendek meliputi:

  • Nuuk, Greenland: ±10 jam.

  • Reykjavik, Islandia: ±10 jam 30 menit.

  • Helsinki, Finlandia: ±11 jam.

  • London, Inggris: ±11 jam 30 menit.

Bagaimana dengan Indonesia dan Timur Tengah?

Negara-negara yang berada di dekat garis khatulistiwa, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Arab Saudi, mengalami durasi yang relatif stabil. Umat Muslim di Jakarta dan sekitarnya akan menjalani puasa sekitar 13 jam 20 menit, durasi yang konsisten sepanjang tahun.

Sementara itu, Makkah dan Madinah mencatatkan waktu puasa sekitar 13 jam 30 menit, memberikan keseimbangan bagi para jemaah yang hendak melaksanakan ibadah Umrah Ramadan tahun ini.

Penentuan Awal Ramadan

Meski perhitungan astronomi telah memprediksi posisi bulan, sebagian besar negara mayoritas Muslim tetap menunggu hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) pada petang hari tanggal 29 Syakban untuk menetapkan 1 Ramadan 1447 H secara resmi.

Perbedaan geografis ini mengingatkan kita akan kebesaran alam semesta, di mana umat Islam disatukan oleh satu tujuan ibadah meski terpisah oleh zona waktu dan durasi matahari yang kontras.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts