ACEH TIMUR – Jembatan Kembar Peureulak akhirnya kembali beroperasi normal setelah ditutup selama sekitar satu tahun. Dibukanya kembali jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena menjadi akses vital penghubung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Penutupan jembatan sebelumnya dilakukan akibat kerusakan struktur yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Selama masa perbaikan, arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif yang memakan waktu lebih lama dan berdampak pada aktivitas warga serta distribusi barang.
Setelah melalui proses perbaikan dan penguatan konstruksi, Jembatan Kembar Peureulak kini dinyatakan aman untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengguna jalan pun diimbau tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang.
Kembalinya fungsi jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi, menggerakkan perekonomian lokal, serta memudahkan akses masyarakat menuju pusat perdagangan, pendidikan, dan layanan publik lainnya.
Warga setempat menyampaikan apresiasi atas rampungnya perbaikan jembatan tersebut. Mereka berharap ke depan perawatan infrastruktur dapat dilakukan secara berkala agar kejadian serupa tidak kembali terulang.[]









