LANGSA – Harga emas di Kota Langsa, Aceh, kembali mengalami kenaikan dan kini mencapai Rp 9,6 juta per mayam. Kenaikan harga ini terpantau di sejumlah toko emas dan menjadi perhatian masyarakat, khususnya pembeli perhiasan dan investor emas.
Pedagang emas di Langsa menyebutkan, lonjakan harga dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global serta nilai tukar rupiah. Selain itu, meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi turut mendorong kenaikan harga di pasar lokal.
Meski harga tergolong tinggi, aktivitas jual beli emas masih berlangsung. Sebagian masyarakat memilih menahan emas yang dimiliki karena berharap harga akan terus naik, sementara lainnya memanfaatkan momentum untuk menjual dan meraih keuntungan.
Para pedagang memperkirakan harga emas masih berpotensi berfluktuasi dalam waktu dekat, mengikuti dinamika ekonomi global dan kondisi pasar. Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan kebutuhan dan tujuan sebelum membeli atau menjual emas.
Harga Rp 9,6 juta per mayam ini menjadi salah satu level tertinggi yang pernah tercatat di Langsa, sekaligus menegaskan emas tetap menjadi aset favorit di tengah ketidakpastian ekonomi.[]









