BREAKING

ACEH

Warga Tangse Susuri Gunung Neubok Badeuk Buru Ekskavator Tambang Emas Ilegal

Sigli – Puluhan warga mukim Pulo Mesjid, Tangse, Pidie, menyusuri hutan Gunung Neubok Badeuk demi memburu alat berat ekskavator yang diduga dipakai pelaku tambang emas ilegal, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Dilihat dari video beredar di media sosial, setelah berjalan kaki selama enam jam lebih dari kawasan mukim Pulo Mesjid, warga akhirnya menemukan sebuah lokasi yang disebut kamp pekerja tambang emas ilegal.

Namun di kawasan hutan pegunungan kecamatan tersebut itu, warga tidak menemukan ekskavator, hanya bekas kamp diduga pernah dipakai pekerja tambang emas ilegal. Di sana terlihat beberapa tiang tiang dan penahan atap masih berdiri.

Sementara di lokasi dekat aliran sungai tampak batang-batang pohon ukuran besar tercerabut hingga ke akarnya. Menurut narasi dalam video, pohon-pohon tersebut ditumbangkan oleh beko yang membuka jalan di tengah hutan.

“Ini contoh barang, kalau tidak dicegah, habis Tangse kali ini,” ujar narator dalam video diunggah akun @mehmed*** dilihat Senin, 29 Desember 2025.

Aksi warga secara swadaya itu disebut bagian dari upaya menghentikan tambang emas ilegal dan perambahan hutan di kawasan Tangse. Mereka khawatir jika aktivitas ini tidak dicegah akan menyebabkan banjir dan longsor seperti baru-baru ini.

“Walaupun tidak ada hasil (ketemu ekskavator) paling tidak kita mewanti-wanti keadaan. Ini warga sudah sangat marah. Permintaan masyarakat, beko segera berangkat (keluar) dari wilayah [hutan] ini karena [aktivitas mereka] menyebabkan bencana besar.”

Di video lainnya, seseorang memperingatkan para tokoh atau siapa saja yang memiliki ekskavator dan melakukan aktivitas di kawasan hutan itu, akan berhadapan dengan masyarakat.

“Masyarakat akan mengambil tindakan keras terhadap beko tersebut.”[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts