BREAKING

NASIONAL

Rocky Gerung Nilai Presiden Prabowo Antikritik dalam Menangani Persoalan Bencana di Sumatera

SEANTERONEWS.com — Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden Prabowo Subianto bersikap antikritik dalam menyikapi berbagai persoalan bencana yang terjadi di wilayah Sumatera. Pandangan tersebut disampaikan Rocky sebagai respons atas cara pemerintah pusat menangani dampak bencana alam yang dinilai belum menyentuh akar permasalahan.

Rocky menyebut bahwa kritik publik seharusnya dipandang sebagai masukan konstruktif, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam. Menurutnya, sikap defensif terhadap kritik justru dapat menghambat evaluasi dan perbaikan kebijakan penanganan bencana.

Ia menyoroti bahwa bencana di Sumatera bukan hanya persoalan alam semata, tetapi juga berkaitan erat dengan tata kelola lingkungan, kebijakan pembangunan, serta lemahnya mitigasi bencana dalam jangka panjang. Kritik terhadap pemerintah, kata dia, seharusnya diarahkan untuk memperbaiki sistem, bukan dianggap sebagai serangan politik.

Rocky juga menilai bahwa pemerintah perlu lebih terbuka terhadap pandangan akademisi, aktivis lingkungan, dan masyarakat sipil yang selama ini konsisten mengingatkan soal kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di Sumatera.

Menurutnya, tanpa keterbukaan terhadap kritik, penanganan bencana berpotensi bersifat reaktif dan jangka pendek. Hal tersebut dinilai tidak cukup untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan nasional dituntut untuk menunjukkan empati dan keteladanan dalam menghadapi kritik, khususnya ketika masyarakat sedang berada dalam kondisi sulit akibat bencana.

Rocky menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pembangunan yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Ia menilai bahwa keberanian menerima kritik merupakan bagian dari kepemimpinan yang kuat dan demokratis.

Pernyataan Rocky ini memicu beragam tanggapan di ruang publik. Sebagian pihak mendukung kritik tersebut sebagai bentuk kontrol terhadap kekuasaan, sementara yang lain menilai pemerintah telah bekerja maksimal dalam menangani bencana.

Di tengah perdebatan tersebut, persoalan bencana di Sumatera masih menjadi tantangan serius. Masyarakat terdampak berharap penanganan tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga pada upaya pencegahan jangka panjang.

Rocky berharap pemerintah ke depan lebih membuka ruang dialog dan menjadikan kritik sebagai pijakan untuk memperbaiki kebijakan, khususnya dalam isu kebencanaan dan perlindungan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa sikap terbuka terhadap kritik bukanlah tanda kelemahan, melainkan fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang responsif dan berpihak pada keselamatan rakyat.[]

author avatar
vintech author

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts