SEANTERONEWS.com, 12 Oktober 2025 – Ulama karismatik asal Aceh, Syech Muharram, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menjenguk seorang warga Aceh Besar yang tengah menjalani perawatan akibat penyakit bocor jantung di salah satu rumah sakit di Jakarta. Kehadiran tokoh agama yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjadi penguat semangat bagi keluarga pasien yang sudah berjuang cukup lama melawan penyakit tersebut.
Pasien asal Aceh Besar itu sebelumnya dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan karena kondisinya membutuhkan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Syech Muharram menyempatkan waktu di tengah jadwal dakwahnya untuk hadir secara langsung, memberikan doa kesembuhan, dan bantuan moral kepada pasien dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa mendoakan dan membantu sesama yang sedang sakit merupakan bagian dari ajaran Islam yang menekankan rasa empati dan solidaritas sosial.
Dalam kunjungannya, Syech Muharram turut mengajak masyarakat Aceh di perantauan, khususnya yang berada di Jakarta, agar saling memperkuat silaturahmi dan tolong-menolong antar sesama. Ia menilai bahwa persaudaraan sesama perantau adalah kekuatan besar yang bisa membantu banyak saudara-saudara yang mengalami kesulitan, terutama di bidang kesehatan dan ekonomi. “Setiap kebaikan kecil yang kita berikan akan menjadi penolong bagi kita di dunia dan akhirat,” ujarnya dengan penuh haru.
Kegiatan sosial seperti yang dilakukan oleh Syech Muharram ini bukan kali pertama. Ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari membantu fakir miskin, mendukung pendidikan anak yatim, hingga memberikan perhatian khusus bagi masyarakat Aceh yang sedang dirawat di luar daerah. Sosoknya dianggap sebagai contoh nyata ulama yang tidak hanya berdakwah melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
Kunjungan penuh makna ini mendapat respon positif dari komunitas masyarakat Aceh di Jabodetabek dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Mereka berharap langkah seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh agama dan pejabat publik lainnya agar lebih peduli terhadap kondisi sosial dan kesehatan rakyat. Kehadiran figur seperti Syech Muharram di tengah-tengah masyarakat Aceh di Jakarta bukan hanya menumbuhkan harapan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di perantauan.[]










