Jakarta – Mobil listrik Wuling Cloud EV menjadi kendaraan resmi (official car) dalam ajang Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 yang berlangsung pada 10–11 Oktober 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.
Sebanyak 10 unit Wuling Cloud EV disiapkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas para delegasi selama penyelenggaraan forum berskala internasional tersebut.
Pantauan InfoPublik di JICC, Jumat (10/10/2025), para tamu VIP dijemput dan diantar ke lokasi acara menggunakan kendaraan Wuling Cloud EV.
Marketing Operation Director Wuling Motors Ricky Christian menyampaikan bahwa partisipasi Wuling dalam ISF 2025 merupakan bentuk komitmen perusahaan mendukung agenda keberlanjutan nasional melalui penerapan kendaraan listrik. “Melalui kehadiran Cloud EV sebagai official car partner forum ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman mobilitas yang nyaman, efisien, dan bebas emisi bagi para delegasi, sekaligus memperkenalkan inovasi Wuling dalam elektrifikasi,” ujar Ricky.
Penyerahan kendaraan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Wuling Motors kepada pihak penyelenggara ISF 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan transisi menuju masa depan berkelanjutan di Indonesia.
Seluruh unit Wuling Cloud EV digunakan untuk operasional, penjemputan, dan pengantaran para delegasi serta tamu kehormatan selama kegiatan berlangsung.
Wuling Cloud EV merupakan mobil listrik berjenis medium hatchback dengan tagline “Driving The Future of Comfort” yang menonjolkan aspek kenyamanan dan desain modern. Mobil ini memiliki pemanfaatan ruang kabin hingga 84,7 persen dari total dimensi kendaraan, sehingga memberikan ruang interior yang lega di baris pertama, baris kedua, hingga area bagasi.
Dari sisi performa, Wuling Cloud EV dibekali MAGIC Battery berkapasitas 50,6 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 460 kilometer (berdasarkan standar CLTC) dalam satu kali pengisian penuh. Mobil ini juga dilengkapi berbagai fitur modern, seperti Wuling Indonesian Command (WIND), Advanced Driver Assistance System (ADAS), head unit berukuran besar, serta beragam teknologi keselamatan dan kenyamanan berkendara.
ISF 2025 menghadirkan lebih dari 100 pembicara internasional, terdiri atas para menteri Kabinet Indonesia Maju, perwakilan organisasi global, pelaku industri, akademisi, dan tokoh masyarakat.
Forum ini menyoroti sepuluh isu utama pembangunan berkelanjutan, mulai dari ketahanan pangan dan air, energi hijau, transportasi bebas emisi, hilirisasi industri mineral, hingga pengembangan sumber daya manusia dan lapangan kerja hijau di era kecerdasan buatan.
Selama dua hari penyelenggaraan, berbagai format kegiatan dihadirkan, termasuk sesi pleno, diskusi tematik, dialog roundtable, dan pameran proyek hijau.
Melalui forum ini, ISF 2025 diharapkan menjadi panggung utama promosi proyek-proyek investasi hijau dan biru (Investment Project Ready to Offer), sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap kebijakan keberlanjutan Indonesia yang berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Forum ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat investasi berkelanjutan (sustainability hub) di Asia dan dunia, mempertemukan para investor global dengan proyek-proyek hijau yang siap didanai, serta membangun kepercayaan terhadap regulasi dan kebijakan pemerintah di bidang keberlanjutan.
Selain membuka peluang investasi, ISF juga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas partisipasi multipihak dalam implementasi ekonomi rendah karbon serta mempercepat pencapaian target Net Zero Emission 2060.[]
Sumber: infopublik.id









