SEANTERONEWS.com — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengingatkan pemerintah agar program Sekolah Garuda yang dicanangkan tidak berhenti pada tataran simbolis belaka. DPR menekankan pentingnya memastikan program ini benar-benar menyentuh masyarakat, menghadirkan kualitas pendidikan yang merata, serta biaya yang terjangkau bagi seluruh lapisan.
Anggota Komisi X DPR menegaskan, pendidikan adalah hak dasar setiap anak bangsa. Karena itu, Sekolah Garuda harus menjadi solusi nyata dalam memperluas akses pendidikan, bukan sekadar proyek pencitraan. Keberadaan sekolah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan pendidikan berkualitas, terutama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
DPR juga meminta agar Sekolah Garuda tidak hanya megah dari segi bangunan fisik, melainkan harus dilengkapi dengan kurikulum yang relevan, tenaga pendidik profesional, serta fasilitas pembelajaran yang modern. Poin penting lainnya adalah biaya pendidikan yang terjangkau, sehingga tidak ada kesan sekolah ini eksklusif atau hanya dinikmati kelompok tertentu.
Program ini diharapkan dapat menjadi role model sekolah unggul yang berpihak pada rakyat. DPR menegaskan pentingnya keberlanjutan program dengan dukungan anggaran yang jelas dan manajemen transparan. Jika pengelolaan dilakukan secara baik, Sekolah Garuda akan mampu menjadi motor penggerak kualitas pendidikan di Indonesia.
Lebih jauh, DPR mengingatkan agar pemerintah pusat dan daerah bersinergi dalam mengawasi jalannya program Sekolah Garuda. Dengan demikian, visi menghadirkan pendidikan inklusif, merata, dan berkeadilan bisa benar-benar diwujudkan, bukan hanya sebatas jargon politik.[]









