Jakarta – TikTok dan X (sebelumnya Twitter) ramai memperbincangkan video pertemuan antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah perwakilan driver ojek online (ojol) di Istana Wakil Presiden pada Minggu, 31 Agustus 2025. Alih-alih mendapatkan simpati, Gibran justru menjadi target kritik pedas netizen.
Salah satu yang jadi sorotan adalah penampilan para driver: mengenakan jaket ojol yang terkesan baru, bagai dari ruang ber-AC, serta sneaker merek mahal seperti Air Jordan yang harganya tak sedikit. Hal ini menimbulkan pertanyaan: kisah perjuangan mana yang dibawa oleh “ojol” ini?
Selain itu, netizen juga terkaget saat mendengar pengemudi itu menggunakan kata “taruna” dalam penyampaiannya—sebuah istilah formal yang umumnya dipakai untuk kalangan militer atau pelajar kedinasan. Komentar sarkas seperti “Ojol manggil temennya ‘taruna’?” dan “Kok kelihatan glowing sih drivernya?” menggambarkan betapa jauhnya mereka dari citra ojol sungguhan.
Peneliti politik Buni Yani bahkan menilai bahwa pertemuan ini lebih terkesan sebagai pencitraan politik ketimbang dialog dengan rakyat kecil, seraya menyindir “like father like son”, membandingkan gaya politik ini dengan sang ayah, Presiden Jokowi.[]









