NASIONAL

Dulu Dianggap Berlebihan, Peringatan Anies Baswedan Soal Raja Ampat Kini Jadi Kenyataan

SEANTERONEWS.com – Isu kerusakan lingkungan di Raja Ampat kembali mencuat setelah laporan warga dan aktivis lingkungan menunjukkan adanya penurunan kualitas ekosistem laut di kawasan tersebut. Sorotan publik pun kembali tertuju pada pernyataan Anies Baswedan dalam debat capres beberapa waktu lalu yang kala itu menyoroti potensi kerusakan lingkungan akibat eksploitasi tambang dan kelalaian regulasi.

Anies saat debat sempat memperingatkan bahwa “keindahan alam seperti Raja Ampat tidak hanya butuh promosi, tapi perlindungan nyata dari kerusakan.” Pernyataan tersebut sempat dianggap terlalu menggeneralisasi, namun kini dianggap visioner setelah data menunjukkan dampak nyata aktivitas tambang dan kelautan yang tidak terkontrol di wilayah Papua Barat.

Menurut laporan Walhi dan sejumlah LSM lokal, kerusakan terumbu karang, pencemaran air, dan pembangunan yang tidak berkelanjutan mulai menggerus ekosistem di Raja Ampat. Hal ini juga mengancam kehidupan masyarakat adat yang menggantungkan hidup pada laut dan pariwisata.

Netizen pun ramai membagikan cuplikan debat capres yang menampilkan pernyataan Anies Baswedan terkait urgensi perlindungan lingkungan. Banyak yang menganggap bahwa apa yang dulu dianggap hanya retorika kini menjadi realita pahit yang harus ditanggung oleh generasi saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah pusat dan daerah belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi terbaru Raja Ampat. Namun desakan dari masyarakat sipil untuk melakukan audit lingkungan dan moratorium izin tambang di sekitar kawasan konservasi terus menguat.

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts