BREAKING

TEKNOLOGI

Bebas Biaya Diperpanjang: Google Pastikan Fitur ‘Satellite SOS’ di Pixel 9 Tetap Gratis hingga 2027

Google resmi memperpanjang akses gratis fitur darurat Satellite SOS pada lini ponsel Pixel 9 selama satu tahun tambahan.

SEANTERONEWS.com – Pengguna lini ponsel pintar Google Pixel 9 mendapatkan kabar melegakan terkait layanan keselamatan perangkat mereka. Google mengonfirmasi perpanjangan masa akses gratis untuk fitur darurat berbasis satelit (Satellite SOS) selama satu tahun tambahan, menepis spekulasi bahwa layanan proteksi di luar jaringan seluler tersebut bakal segera dikenai tarif berlangganan.

Fitur Satellite SOS pertama kali meluncur pada Agustus 2024 bersamaan dengan debut seri Pixel 9.

Teknologi ini dirancang sebagai jaring pengaman darurat yang memungkinkan pengguna menghubungi tim penyelamat (first responders) serta membagikan titik lokasi secara presisi saat terjebak dalam kondisi darurat di zona tanpa sinyal seluler (dead zones).

Pada saat peluncuran perdananya dua tahun lalu, Google mengumumkan bahwa fasilitas konektivitas satelit tersebut hanya digratiskan selama dua tahun pertama pasca-aktivasi perangkat.

Namun, mendekati tenggat berakhirnya masa promosi tersebut, perwakilan resmi Google mengonfirmasi kepada media teknologi PCMag bahwa masa bebas biaya resmi ditambah satu tahun lagi tanpa pungutan biaya apa pun.

“Kami mengonfirmasi telah memperpanjang penawaran ini, tanpa biaya tambahan, untuk jangka waktu satu tahun ke depan. Untuk saat ini kami belum memiliki informasi lanjutan yang dapat dibagikan di luar hal tersebut,” terang juru bicara Google, Selasa waktu setempat.

Mengekor Strategi Layanan Darurat Apple

Keputusan Google menambah masa gratis ini dinilai mengadopsi langkah yang sebelumnya ditempuh oleh Apple.

Sejak merilis fitur Emergency SOS via Satellite pada lini iPhone 14, Apple semula mematok masa gratis selama dua tahun. Namun, pabrikan asal Cupertino tersebut berulang kali menunda rencana komersialisasi dan memperpanjang masa akses cuma-cuma bagi para penggunanya.

Bagi ekosistem Pixel, kapabilitas komunikasi antariksa ini dimungkinkan berkat kolaborasi teknis bersama operator satelit Skylo yang berbasis di Mountain View.

Guna memperluas daya tampung dan keandalan transmisi, Skylo kini beralih memanfaatkan konstelasi satelit milik Globalstar jaringan infrastruktur yang sama yang menopang fitur keselamatan darurat pada perangkat iPhone.

Persaingan Menuju Era Komersialisasi Satelit

Peta digital industri telekomunikasi luar angkasa kian memanas menyusul langkah agresif korporasi teknologi global. Awal tahun ini, Amazon mengumumkan aksi korporasi besar dengan mengakuisisi Globalstar guna memperkuat penetrasi di sektor koneksi satelit langsung ke ponsel (satellite-to-phone).

Manuver Amazon ini secara terbuka memosisikannya sebagai rival utama layanan Starlink Mobile milik SpaceX besutan Elon Musk.

Persaingan antar perusahaan teknologi ini diproyeksikan bakal mempercepat peluncuran konstelasi satelit generasi baru dengan kecepatan transmisi data yang lebih tinggi dan cakupan geografis yang lebih luas.

Kendati pengguna Pixel 9 kini dapat bernapas lega menikmati proteksi satelit gratis setahun lebih lama, para pengamat industri memprediksi bahwa begitu infrastruktur satelit generasi berikutnya mapan, fitur konektivitas luar angkasa ini pada akhirnya akan bertransformasi menjadi layanan berbayar.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts