BREAKING

ACEH

Hj. Rohana Razali Sarjani Resmi Buka Pentas Kreativitas Anak PAUD se-Kabupaten Pidie

Bunda PAUD Pidie, Hj. Rohana Razali Sarjani, membuka ajang Pentas Kreativitas Anak PAUD di SKB Bambi guna menggali bakat dan karakter positif generasi emas.

PIDIE – Masa usia dini merupakan jendela krusial bagi pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Menyadari pentingnya fase tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie memfasilitasi wadah ekspresi melalui pergelaran Pentas Kreativitas Anak PAUD tingkat kabupaten yang diselenggarakan dengan penuh kemeriahan di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bambi, Kamis (15/10/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pidie, Hj. Rohana Razali Sarjani, S.TP., yang hadir didampingi oleh Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF), Bukhari, S.Pd.

Dalam pidato sambutannya, Hj. Rohana menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan edukatif ini. Ia menekankan bahwa periode golden age (usia emas) adalah masa penentu yang akan mengukir lintasan masa depan seorang anak.

“Pentas kreativitas ini sejatinya lebih dari sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan juara. Ini adalah ruang berekspresi yang aman bagi anak-anak kita untuk memupuk keberanian, melatih kemandirian, membangun rasa percaya diri, serta menanamkan karakter-karakter positif sejak dini,” ungkap Hj. Rohana di hadapan para tamu undangan.

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Pembukaan Pentas Kreativitas Anak PAUD

Lebih lanjut, ia melayangkan pesan khusus kepada para pendidik dan orang tua agar terus memperkuat sinergi. Pola asuh yang kolaboratif antara rumah dan sekolah sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, suportif, dan menyenangkan.

Menurut Hj. Rohana, investasi peradaban yang paling berharga bagi Kabupaten Pidie bukanlah pembangunan infrastruktur semata, melainkan persiapan matang generasi mudanya. Mencetak anak-anak yang cerdas secara intelektual, kreatif, dan berakhlak mulia harus dimulai secara serius dari bangku pendidikan prasekolah.

Kegiatan apresiasi seni ini berhasil menyedot antusiasme luar biasa. Ratusan anak usia dini, didampingi oleh para guru pembimbing dan jajaran pejabat daerah setempat, memenuhi Aula SKB Bambi. Panggung acara diwarnai dengan beragam unjuk kebolehan yang menggemaskan sekaligus memukau, mulai dari kompetisi melantunkan selawat, kelincahan gerak dalam Senam Anak Indonesia Hebat, hingga dinamika lomba gerak dan lagu yang mengundang tawa gembira seluruh hadirin.

Ajang ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tak hanya merangsang motorik dan kognitif anak, tetapi juga mempererat jalinan emosional antara pendidik, anak, dan pemerintah daerah.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts