REDMOND – Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan perombakan skema langganan untuk paket Microsoft 365 Family dan Premium. Kebijakan anyar ini memicu reaksi yang terbelah di kalangan konsumen: menghadirkan kemudahan berbagi fasilitas kecerdasan buatan (AI) Copilot, namun dibarengi dengan pemangkasan kapasitas penyimpanan awan (cloud storage) OneDrive secara drastis.
Dalam pengumuman resminya yang dikutip dari The Verge, Microsoft mengonfirmasi bahwa pemilik langganan Family dan Premium nantinya diizinkan membagikan manfaat AI Copilot kepada maksimal lima anggota keluarga lainnya.
Sebelumnya, sejak fitur AI tersebut diperkenalkan tahun lalu, akses pintar tersebut dibatasi hanya untuk pemegang akun utama. Rencana perluasan pembagian akses AI ini dijadwalkan mulai bergulir ke pengguna dalam beberapa bulan mendatang.
Kapasitas Penyimpanan Disusutkan Menjadi Sistem ‘Shared Pool’
Kabar baik seputar fitur AI tersebut sayangnya dibarengi penurunan nilai guna pada aspek penyimpanan data. Di bawah aturan sebelumnya, setiap anggota dalam paket keluarga (hingga enam orang) mendapatkan jatah penyimpanan mandiri sebesar 1TB per akun, memberikan total daya tampung komparatif mencapai 6TB dalam satu paket langganan.
Ke depan, batas ruang simpan tersebut dipangkas tajam. Kedua paket langganan hanya akan menyediakan kuota bersama (shared storage pool) sebesar 2TB untuk digunakan secara kolektif oleh pemilik akun utama beserta lima anggota lainnya.
Microsoft berdalih bahwa sistem wadah bersama ini dihadirkan guna memberikan pengalaman pemakaian yang lebih fleksibel. Perusahaan menjamin privasi berkas tetap terjaga, di mana antar-anggota keluarga tidak akan dapat melihat dokumen pribadi satu sama lain meskipun berbagi wadah penyimpanan yang sama.
Mulai Berlaku 2027 Tanpa Penurunan Harga
Bagi pelanggan lama yang telah aktif berlangganan, perubahan pemangkasan kuota penyimpanan ini baru akan dieksekusi pada siklus perpanjangan langganan pertama setelah tanggal 2 Mei 2027.
Kendati kapasitas penyimpanan terpangkas lebih dari separuh, Microsoft tidak memberikan indikasi penyesuaian tarif langganan. Biaya paket Microsoft 365 Family saat ini masih dipatok seharga 129,99 dolar AS per tahun, sedangkan paket Premium berada di angka 199,99 dolar AS per tahun.
Tuai Kritik Pedas dari Pengguna
Kebijakan kontradiktif ini sontak memicu gelombang kekecewaan dari komunitas pengguna di forum daring Reddit. Sebagian pelanggan menilai dalih “fleksibilitas” yang diusung Microsoft hanyalah strategi korporasi untuk memperlebar margin keuntungan seraya mengikis hak penyimpanan pelanggan setia.
Kekecewaan ini bahkan mendorong sejumlah pengguna menyuarakan rencana untuk menghentikan langganan dan beralih ke penyimpanan server lokal mandiri (Network Attached Storage/NAS) di rumah ketimbang mengandalkan komputasi awan komersial.
Pihak Microsoft menyatakan bahwa pelanggan tidak perlu mengambil tindakan teknis apa pun saat ini. Pemberitahuan terperinci dan panduan penyesuaian akun akan dikirimkan secara bertahap melalui surel resmi sebelum kebijakan baru tersebut diimplementasikan secara permanen.[]










