BREAKING

ACEH

Kanwil Ditjenpas Aceh Gelar ProASN untuk Manajemen Talenta

Kanwil Ditjenpas Aceh bekerja sama dengan BKN Regional XIII laksanakan Ujian Kompetensi ProASN. Langkah strategis ini untuk wujudkan manajemen talenta ASN yang profesional dan berbasis data di lingkungan pemasyarakatan Aceh.

Banda Aceh – Dalam rangka mendukung percepatan implementasi manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, objektif, dan berbasis kompetensi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menggelar Ujian Kompetensi Profiling ASN (ProASN).

Kegiatan pemetaan potensi berbasis digital ini dilaksanakan pada Rabu (26/08/2026) bertempat di Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aceh, Banda Aceh.

Profiling ASN (ProASN) sendiri merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi oleh BKN. Program ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif dan akurat mengenai profil setiap ASN, mencakup potensi, kompetensi, rekam jejak kinerja, hingga preferensi karier, melalui proses pemetaan yang terintegrasi secara digital.

Data hasil profiling ini diharapkan menjadi instrumen vital dalam mendukung penerapan sistem merit dan manajemen talenta ASN secara lebih objektif dan terukur di seluruh instansi pemerintah.

Ujian kompetensi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Ramdani Boy. Sebanyak 41 peserta yang merupakan pegawai terpilih dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Aceh turut ambil bagian dalam asesmen penting ini.

Dalam arahannya, Kakanwil Ramdani Boy menekankan bahwa ProASN bukan sekadar kegiatan administratif belaka. Lebih dari itu, ini adalah langkah krusial dan strategis untuk mewujudkan prinsip the right man on the right place (penempatan pegawai yang tepat pada posisi yang tepat) di lingkungan birokrasi pemasyarakatan.

“Asesmen berbasis digital ini adalah langkah fundamental untuk memastikan bahwa setiap insan pemasyarakatan ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kapasitas, bakat, dan kompetensi riil yang dimilikinya. Kita berupaya membangun basis data talenta yang akurat dan valid untuk mendukung transparansi serta objektivitas dalam proses promosi maupun rotasi jabatan ke depan,” tegas Ramdani Boy.

Lebih lanjut, Ramdani menyoroti urgensi adaptasi teknologi di era disrupsi saat ini. Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan menuntut ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

Pemanfaatan sistem digital dalam pemetaan kompetensi merupakan keniscayaan untuk memastikan pengelolaan sumber daya manusia aparatur berjalan secara modern, akuntabel, dan berbasis data (data-driven).

“Era digitalisasi menuntut kita untuk terus bergerak dinamis. ASN tidak boleh tertinggal oleh kemajuan teknologi. Oleh karena itu, profiling berbasis digital seperti ProASN ini harus kita manfaatkan secara maksimal sebagai instrumen untuk memotret potensi dan kompetensi diri kita sendiri,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa peningkatan mutu kompetensi individu pada akhirnya harus bermuara pada dua hal fundamental: peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan integritas di seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan di wilayah Aceh.

“Penguatan kapasitas diri yang kita ukur hari ini tidak boleh berhenti sebagai angka di atas kertas. Ia harus berdampak nyata pada kualitas pengabdian kita di lapangan. Masyarakat Aceh menuntut pelayanan pemasyarakatan yang profesional, bersih, dan akuntabel. Semangat itulah yang harus terus kita jaga dan buktikan,” pungkas Ramdani Boy.

Pelaksanaan Ujian Kompetensi ProASN di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh ini diharapkan mampu memperkuat fondasi penerapan manajemen talenta ASN, mempercepat pengembangan karier berbasis kompetensi, serta secara simultan mendukung terwujudnya sumber daya manusia pemasyarakatan yang profesional, berintegritas tinggi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi penuh pada pelayanan publik yang prima.[]

author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts