BREAKING

WISATA

Pesona Benteng Otanaha: Jejak Sejarah di Gorontalo

Jelajahi Benteng Otanaha di Gorontalo, situs cagar budaya abad ke-16 dengan pemandangan menakjubkan Danau Limboto.

GORONTALO – Terletak di perbukitan Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Benteng Otanaha berdiri megah sebagai saksi bisu perjuangan rakyat Gorontalo dalam mempertahankan kedaulatan di abad ke-16. Situs bersejarah ini kini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin menyelami kekayaan masa lalu sekaligus menikmati panorama alam Danau Limboto dari ketinggian.

Kompleks Otanaha terdiri dari tiga bangunan benteng utama yang terletak berdekatan, yakni Benteng Otanaha, Benteng Otahiya, dan Benteng Ulupahu. Ketiganya memiliki nilai historis yang erat dengan sosok Naha, putra dari Raja Ilato, penguasa Kerajaan Gorontalo pada masa itu.

Arsitektur Unik dan Teknik Konstruksi Tradisional

Daya tarik utama kawasan ini terletak pada keunikan struktur bangunannya. Benteng Otanaha, yang merupakan bangunan terbesar, memiliki denah menyerupai angka delapan dengan diameter sekitar 20 meter. Dindingnya yang tebal disusun dari batu cadas dan pasir, dengan perekat yang sangat unik: campuran kapur dan putih telur burung maleo.

Penggunaan bahan perekat organik ini merupakan bukti kecerdasan arsitektur tradisional zaman dahulu yang membuat struktur batu benteng tetap kokoh meski telah berumur ratusan tahun. Di sepanjang dinding benteng, terdapat celah-celah kecil yang dulu berfungsi sebagai titik pengintaian strategis untuk memantau pergerakan musuh dari kejauhan.

Menantang Diri Lewat 348 Anak Tangga

Bagi wisatawan yang gemar petualangan ringan, mencapai puncak Benteng Otanaha adalah pengalaman tersendiri. Pengunjung harus menapaki 348 anak tangga beton yang membelah perbukitan Dembe. Namun, kelelahan selama pendakian akan terbayar lunas saat tiba di pelataran benteng.

Dari puncak bukit, pengunjung disuguhi pemandangan spektakuler berupa bentangan air Danau Limboto yang luas serta deretan perbukitan hijau yang asri. Bagi mereka yang membawa kendaraan, pihak pengelola juga telah menyediakan rute jalan beraspal hingga ke area dekat benteng, serta fasilitas pendukung seperti area parkir, toilet, dan papan informasi sejarah.

Wisata Edukasi di Kota Gorontalo

Lokasi Benteng Otanaha sangat strategis, hanya berjarak sekitar delapan kilometer dari pusat kota, atau dapat ditempuh dalam waktu 20 hingga 30 menit. Aksesibilitas yang baik membuat tempat ini menjadi pilihan populer bagi wisatawan nasional maupun mancanegara.

Tidak jauh dari kompleks benteng, pengunjung juga bisa menyambangi Museum Pendaratan Pesawat Amfibi Soekarno yang hanya berjarak sekitar dua kilometer. Lokasi ini melengkapi perjalanan wisata sejarah bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dalam tentang tokoh-tokoh besar Indonesia.

Kawasan cagar budaya ini terbuka bagi umum setiap hari dari pagi hingga sore. Pihak pengelola sangat menekankan pentingnya menjaga kelestarian situs dengan melarang aksi vandalisme atau mencoret dinding batu kuno. Dengan mematuhi aturan tersebut, warisan sejarah yang megah ini dapat terus terjaga dan memberikan edukasi berharga bagi generasi mendatang.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts