BANDA ACEH – Musibah kebakaran melanda kawasan Jalan Syiah Kuala, Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, pada Senin (20/7/2026) malam. Satu unit ruko dengan tiga pintu ludes dilahap si jago merah tak lama setelah warga selesai menunaikan ibadah salat Maghrib.
Kondisi bangunan yang didominasi oleh usaha depot air minum tersebut kini mengalami kerusakan berat dan hampir seluruh isinya tidak dapat diselamatkan. Kobaran api yang membubung tinggi sempat menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menyaksikan proses penanganan pemadaman.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di tempat kejadian perkara, titik awal api diduga berasal dari bangunan toko kelontong yang berhimpitan dengan ruko tersebut. Kuat dugaan, percikan api dipicu oleh adanya korsleting listrik di toko kelontong itu.
Karena material bangunan yang mudah terbakar serta jarak antarbangunan yang sangat dekat, api dengan cepat menjalar dan melahap seluruh bagian ruko dalam waktu singkat. Besarnya intensitas api membuat upaya penyelamatan barang di dalam bangunan menjadi sangat sulit dilakukan.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai jumlah yang cukup signifikan mengingat seluruh bagian bangunan hangus total. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total kerugian serta memastikan tidak ada potensi api susulan yang membahayakan warga sekitar.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pemilik tempat usaha, untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di bangunan mereka. Pengecekan rutin kabel-kabel listrik menjadi langkah pencegahan yang krusial, mengingat mayoritas peristiwa kebakaran di kawasan padat penduduk sering kali dipicu oleh permasalahan kelistrikan.
Saat ini, pihak terkait telah mengamankan lokasi guna penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi pasti kebakaran yang sempat mencekam warga Lamdingin tersebut.[]











