MEULABOH – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, melakukan peninjauan langsung ke pusat ekonomi masyarakat di Pasar Bina Usaha (PBU) Meulaboh, Senin (25/5/2026). Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan pasokan pangan serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
Mengenakan seragam dinas lengkap, Bupati Tarmizi didampingi jajaran dinas terkait menyisir lorong-lorong pasar tradisional terbesar di Kota Meulaboh itu. Fokus utama dalam peninjauan kali ini adalah area perdagangan daging yang mulai dipadati oleh masyarakat.
Dalam kunjungannya, Bupati Tarmizi berinteraksi langsung dengan para pedagang daging sapi. Berdasarkan hasil dialog di lapangan, ia menegaskan bahwa secara keseluruhan harga bahan pangan dan daging di Meulaboh masih dalam kategori normal dan terkendali.
“Kehadiran kami di sini untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Pemerintah daerah memastikan bahwa stok kebutuhan pokok mencukupi dan harga tetap stabil hingga hari raya kurban nanti,” ujar Tarmizi di sela-sela kegiatannya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk terus memantau rantai distribusi agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu lonjakan harga secara mendadak.
Tidak hanya terpaku pada persoalan harga, Bupati Tarmizi juga memberikan perhatian serius terhadap kebersihan lingkungan pasar. Saat melintasi kawasan yang berdekatan dengan Sungai Lueng Neuk Aye, ia menginstruksikan para pedagang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.
Ia menekankan agar seluruh pedagang dan pengelola pasar tidak membuang limbah operasional maupun sampah domestik ke aliran sungai. Menurutnya, pasar yang bersih bukan hanya soal estetika, melainkan juga kunci kenyamanan bagi pembeli dan kesehatan bagi para pedagang itu sendiri.
Usai memantau PBU Meulaboh, rombongan Bupati bergeser ke kawasan sekitar Suzuya Mall Meulaboh. Kawasan ini mulai dipadati oleh pedagang musiman yang menjajakan berbagai kebutuhan lebaran di bahu jalan.
Dengan pendekatan yang persuasif, Tarmizi mengingatkan para pedagang untuk tetap menaati aturan ketertiban umum. Hal ini dilakukan agar aktivitas perdagangan tidak mengganggu arus lalu lintas di pusat kota yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan menjelang hari raya.
Melalui aksi turun lapangan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap seluruh persiapan menyambut Iduladha dapat berjalan lancar. Dengan harga yang terjangkau, lingkungan pasar yang bersih, dan lalu lintas yang tertib, masyarakat diharapkan dapat merayakan hari besar keagamaan ini dengan khidmat dan nyaman.[]











