BREAKING

ACEH

Pasar Murah Pidie: Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Adha

Pemkab Pidie gelar pasar murah di Kembang Tanjong, Tangse, dan Mutiara untuk tekan inflasi jelang Idul Adha 2026. Cek komoditas subsidi yang tersedia di sini.

PIDIE – Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh sukses menyelenggarakan rangkaian pasar murah di berbagai titik strategis. Langkah ini diambil sebagai strategi konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pada puncak pelaksanaannya yang berlangsung di halaman Kantor Camat Kembang Tanjong, Sabtu (23/5/2026), antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga memadati lokasi sejak pagi hari untuk mendapatkan komoditas pangan berkualitas dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah.

Kepala Disperdagkop UKM Kabupaten Pidie, Cut Afrianidar, S.H., M.Si., melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Herizal, S.E., menjelaskan bahwa program ini dilakukan secara maraton di tiga wilayah berbeda guna menjangkau masyarakat lebih luas.

“Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Kamis (21/5) di Kecamatan Mutiara, kemudian berlanjut ke Kecamatan Tangse pada Jumat (22/5), dan berakhir hari ini di Kecamatan Kembang Tanjong,” ungkap Herizal saat memberikan keterangan kepada awak media.

Dalam pelaksanaannya di Kecamatan Mutiara, kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Camat Mutiara Nasrul, S.Pd., M.Pd., Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pidie Teuku Khamaruzzaman, S.H., M.Si., serta jajaran Forkopimcam setempat untuk memastikan distribusi berjalan tertib.

Pemerintah menyediakan stok yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama periode pasar murah ini. Total komoditas yang disalurkan meliputi: Beras Premium: 16.050 Kilogram, Gula Pasir: 4.800 Kilogram, Minyak Goreng: 4.800 Kilogram dan Telur Ayam: 1.500 Papan.

Seluruh bahan pokok tersebut dijual di bawah harga pasar karena telah mendapatkan subsidi dari Pemerintah Aceh. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga, terutama dalam menghadapi lonjakan harga yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Mewakili Bupati Pidie, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setdakab Pidie, Apriadi Ahmad, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Menurutnya, dukungan dari Disperindag Aceh sangat vital bagi ketahanan pangan di wilayah Pidie.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Aceh. Program pasar murah ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen penting untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga bapok,” tutur Apriadi.

Ia berharap melalui kehadiran pasar murah ini, masyarakat Kabupaten Pidie dapat merayakan Idul Adha dengan lebih tenang tanpa harus terbebani oleh tingginya harga kebutuhan dapur. Pemerintah berkomitmen akan terus memantau pergerakan harga di pasar tradisional pasca-kegiatan ini guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga hingga hari raya tiba.(SrNTv).

author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts