SEANTERONEWS.com – Industri otomotif China bersiap mencatatkan sejarah baru di kancah balap internasional. Dalam ajang Auto China 2026 yang berlangsung di Beijing, Great Wall Motor (GWM) secara resmi mengumumkan pengembangan “Great Faith”, sebuah penantang baru di kategori balap GT3 yang sangat kompetitif di tingkat global.
Langkah ini menandai pergeseran besar bagi GWM yang selama ini lebih dikenal sebagai spesialis kendaraan crossover, SUV, dan off-road. Proyek ini juga akan menjadi pilar utama bagi peluncuran anak perusahaan khusus performa tinggi milik GWM.
Mobil balap Great Faith akan ditenagai oleh mesin V8 twin-turbo 4.0 liter hasil pengembangan internal GWM. Menariknya, proyek ambisius ini juga direncanakan akan melahirkan model produksi massal di masa depan.
Guna memastikan performa yang kompetitif, GWM menunjuk Adam Thomson, mantan kepala insinyur McLaren, untuk memimpin pengembangan proyek ini. Jika berjalan sesuai rencana, Great Faith dijadwalkan untuk memulai debutnya di lintasan balap paling cepat pada tahun depan.
Ambisi Global Otomotif China
GWM tidak sendirian dalam ambisinya menembus panggung motorsport internasional. Beberapa pabrikan besar China lainnya juga tengah menyusun strategi serupa:
Chery: Memiliki rencana lima tahun untuk melakukan debut di balap ketahanan bergengsi 24 Hours of Le Mans.
BYD: Menunjukkan ketertarikan pada ajang Formula 1 dan World Endurance Championship (WEC), termasuk rumor pengambilan alih kampanye tim Alpine.
Lynk & Co: Saat ini sudah mewakili China melalui partisipasi di kategori mobil turing TCR.
Menantang Dominasi Pemain Lama
Jika Great Faith berhasil mencapai garis grid, mobil ini akan berhadapan langsung dengan pesaing baru seperti Toyota GR GT3 yang juga menggunakan mesin V8 4.0 liter. Selain itu, GWM harus membuktikan kualitasnya melawan nama-nama besar yang sudah mapan di kategori GT3, seperti Porsche 911 GT3 R dan Ferrari 296 GT3 Evo.
Kehadiran Great Faith menjadi jawaban China atas dominasi mesin balap Eropa dan Jepang. Dengan dukungan teknis yang kuat dan mesin bertenaga besar, GWM berupaya membuktikan bahwa pabrikan asal Negeri Tirai Bambu mampu bersaing dalam hal performa dan ketahanan di lintasan balap paling menantang di dunia.[]










