BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal, secara resmi membuka kegiatan Daurah Al-Quran yang berlangsung di Masjid Al-Makmur (Masjid Oman), Lamprit, Banda Aceh. Dalam sambutannya, Afdhal menekankan pentingnya pembentukan karakter sedini mungkin melalui interaksi intensif dengan Al-Quran di tengah gempuran arus modernisasi.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri dan pelajar yang antusias mengisi waktu dengan memperdalam hafalan serta pemahaman ayat-ayat suci Al-Quran.
Membangun Generasi Qurani di Era Digital
Afdhal memaparkan bahwa tantangan terbesar dalam membangun generasi Qurani saat ini adalah pengaruh teknologi dan distraksi media sosial. Menurutnya, program seperti Daurah Al-Quran bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan benteng pertahanan moral bagi generasi muda.
“Tantangan kita hari ini bukan lagi soal akses informasi, melainkan bagaimana menyaring informasi tersebut dengan nilai-nilai Al-Quran. Generasi Qurani harus cerdas secara intelektual dan kuat secara spiritual,” ujar Afdhal di hadapan para peserta dan pengurus masjid.
Masjid Oman sebagai Pusat Peradaban
Pemilihan Masjid Oman sebagai lokasi daurah bukan tanpa alasan. Masjid ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan paling aktif di Banda Aceh. Afdhal mengapresiasi pengurus masjid yang terus konsisten menghadirkan program edukatif yang bermanfaat bagi umat.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam program Daurah kali ini meliputi:
Tahsin dan Tahfidz: Perbaikan bacaan dan akselerasi hafalan Al-Quran.
Tadabbur: Pemahaman makna ayat agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemandirian: Melatih kedisiplinan santri selama masa karantina atau daurah berlangsung.
Dukungan Pemerintah Kota Banda Aceh
Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia. Afdhal berharap, alumni dari Daurah Al-Quran ini nantinya bisa menjadi pelopor kebaikan di lingkungan mereka masing-masing.
“Kami ingin Banda Aceh tidak hanya dikenal dengan keindahan kotanya, tetapi juga dengan kesalehan penduduknya. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah kita,” tambahnya.
Di akhir kunjungannya, Wawalko Afdhal berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga niat dan semangat hingga akhir kegiatan. Beliau juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka dalam mencintai Al-Quran, karena dukungan keluarga adalah kunci keberhasilan pendidikan karakter.[]











