BANDA ACEH – Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota, bersiap mengguncang pasar kendaraan listrik (EV) global. Melalui pengumuman yang sangat dinantikan, Toyota mengonfirmasi bahwa Highlander EV—versi bertenaga listrik murni dari SUV keluarga legendaris mereka—akan melakukan debut perdananya pada 10 Februari 2026.
Langkah ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Toyota dalam memperluas lini “Beyond Zero” (bZ) sekaligus menjawab permintaan pasar akan SUV tujuh penumpang yang ramah lingkungan namun tetap bertenaga.
Detail Peluncuran: Menanti Era Baru SUV Keluarga
Peluncuran ini diprediksi akan mengungkap arah desain masa depan Toyota untuk segmen kendaraan besar. Beberapa poin utama yang patut disimak meliputi:
-
Tanggal Debut: 10 Februari 2026, yang diperkirakan akan disiarkan secara global.
-
Platform Baru: Highlander EV kemungkinan besar akan menggunakan platform e-TNGA yang telah disempurnakan atau platform EV terbaru yang menawarkan efisiensi ruang kabin lebih lega.
-
Transisi Strategis: Kehadiran model ini melengkapi lini Highlander hybrid yang sudah ada, sekaligus menantang dominasi SUV listrik di pasar Amerika Utara dan Asia.
Bocoran Spesifikasi: Apa yang Bisa Diharapkan?
Meskipun detail teknis masih dirahasiakan rapat, para analis otomotif memprediksi keunggulan berikut:
-
Jarak Tempuh Mumpuni: Diperkirakan mampu menempuh jarak lebih dari 500 km dalam satu kali pengisian daya penuh guna mendukung perjalanan jarak jauh keluarga.
-
Konfigurasi Tiga Baris: Tetap mempertahankan jati dirinya sebagai SUV keluarga dengan kapasitas 7 hingga 8 penumpang dengan kenyamanan premium.
-
Teknologi Penggerak AWD: Penggunaan sistem penggerak semua roda cerdas yang memberikan traksi maksimal di berbagai medan jalan.
-
Fitur Keselamatan ADAS Terbaru: Integrasi sistem asisten pengemudi canggih untuk keamanan berkendara yang lebih proaktif.
Menantang Dominasi Kompetitor
Kehadiran Toyota Highlander EV akan langsung berhadapan dengan pemain besar di kelas SUV listrik 3-baris seperti Kia EV9, Hyundai Ioniq 7, dan Tesla Model X. Keunggulan Toyota terletak pada reputasi keawetan mesin serta jaringan layanan purna jual yang sangat luas di seluruh dunia.
“Peluncuran ini bukan sekadar mengganti mesin dengan baterai. Ini adalah pembuktian Toyota bahwa SUV besar bisa tetap praktis, tangguh, dan nol emisi secara bersamaan,” ungkap seorang pengamat industri otomotif.[]









