Banda Aceh – Toyota semakin agresif dalam mempercepat transisi energi mereka. Kabar terbaru yang mengguncang industri otomotif mengungkapkan bahwa salah satu model SUV paling populer, Toyota Highlander, akan segera mendapatkan varian bertenaga listrik murni (EV). Langkah ini dipandang sebagai strategi kunci Toyota untuk mendominasi pasar SUV keluarga ramah lingkungan yang tengah berkembang pesat.
Model yang diduga kuat sebagai “Highlander EV” ini kabarnya akan menawarkan dimensi yang luas namun dengan platform elektrik yang sepenuhnya baru, menjanjikan performa dan efisiensi yang melampaui varian hibrida saat ini.
Bocoran Desain: Futuristik namun Tetap Gagah
Berdasarkan spekulasi dan gambar konsep yang beredar di kalangan pengamat otomotif, Toyota Highlander EV diprediksi akan membawa bahasa desain baru dari lini bZ (Beyond Zero). Beberapa detail menarik yang menjadi sorotan:
-
Grille Tertutup (Closed-off Front): Ciri khas kendaraan listrik untuk meningkatkan aerodinamika.
-
Lampu LED Tajam: Desain lampu utama yang lebih ramping dan futuristik memberikan kesan modern yang kuat.
-
Ruang Kabin Lebih Luas: Dengan penggunaan platform khusus EV, lantai kabin akan menjadi rata, memberikan ruang kaki yang jauh lebih lega bagi tujuh hingga delapan penumpang.
Teknologi dan Performa yang Dinantikan
Meskipun spesifikasi teknis masih tertutup rapat, para ahli otomotif memprediksi bahwa Highlander EV akan dibekali dengan:
-
Sistem Penggerak Semua Roda (AWD): Menggunakan dua motor listrik untuk menjamin traksi maksimal di berbagai medan.
-
Jarak Tempuh Kompetitif: Diperkirakan mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya untuk bersaing dengan Kia EV9 dan Hyundai Ioniq 7.
-
Pengisian Daya Cepat: Mendukung teknologi fast charging generasi terbaru yang memungkinkan pengisian baterai hingga 80% dalam waktu kurang dari 30 menit.
Strategi Produksi di Amerika Serikat
SUV listrik tiga baris ini kemungkinan besar akan diproduksi di pabrik Toyota di Kentucky, Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi syarat subsidi kendaraan listrik serta mempercepat distribusi di pasar global.
Kehadiran Highlander EV tidak hanya sekadar menambah lini produk, tetapi juga menjadi jawaban Toyota atas permintaan konsumen setia yang menginginkan SUV tangguh namun bebas emisi.[]









