SEANTERONEWS.com — Seorang pemuda yang mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada secara mengejutkan mengajukan gugatan penelantaran ke pengadilan. Klaim tersebut langsung menyita perhatian publik dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Pemuda tersebut menyatakan bahwa selama bertahun-tahun dirinya tidak mendapatkan perhatian, nafkah, maupun pengakuan yang layak sebagai anak dari figur publik tersebut.
Melalui kuasa hukumnya, ia mengajukan gugatan perdata dengan dalil penelantaran anak, sekaligus menuntut pengakuan status hubungan darah secara hukum.
Pihak penggugat menyebut memiliki sejumlah bukti awal yang akan diajukan di persidangan, termasuk dokumen dan keterangan saksi yang diklaim dapat menguatkan pengakuannya.
Gugatan ini didaftarkan ke pengadilan negeri setempat dan telah teregistrasi secara resmi, menandai dimulainya proses hukum yang berpotensi panjang dan kompleks.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Denada belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan dan pengakuan yang dilayangkan pemuda tersebut.
Kuasa hukum Denada juga belum dapat dikonfirmasi mengenai langkah hukum yang akan diambil, termasuk kemungkinan bantahan atau upaya mediasi. bnb.co
Kasus ini menimbulkan sorotan publik karena menyangkut isu sensitif, yakni status anak, tanggung jawab orang tua, serta dampak psikologis dari dugaan penelantaran.
Pengamat hukum keluarga menilai perkara ini akan sangat bergantung pada pembuktian hubungan biologis dan rekam jejak tanggung jawab orang tua di masa lalu.
Jika gugatan berlanjut, pengadilan kemungkinan akan memerintahkan pemeriksaan tambahan, termasuk tes DNA, guna memastikan kebenaran klaim hubungan darah.
Publik kini menantikan perkembangan proses hukum selanjutnya, sembari menunggu klarifikasi langsung dari pihak Denada terkait tuduhan penelantaran tersebut.[]











