SEANTERONEWS.com – Di tengah kecaman dunia internasional atas operasi militer Amerika Serikat di Venezuela, Presiden Donald Trump secara mengejutkan kembali menggaungkan sebuah istilah politik dari masa lalu: Doktrin Monroe. Strategi diplomasi yang berusia lebih dari 200 tahun ini kini menjadi tameng utama Washington dalam membenarkan tindakannya di Amerika Latin.
Melansir laporan analisis dari Al Jazeera, Minggu (4/1/2026), penggunaan doktrin ini memicu perdebatan panas mengenai apakah Amerika Serikat sedang mencoba mengembalikan era kolonialisme di belahan bumi barat.
Diciptakan pertama kali oleh Presiden James Monroe pada tahun 1823, doktrin ini pada dasarnya adalah peringatan bagi kekuatan Eropa (dan sekarang kekuatan luar lainnya seperti Cina dan Rusia) agar tidak ikut campur dalam urusan negara-negara di benua Amerika. Dalam pandangan doktrin ini, belahan bumi barat adalah “halaman belakang” Amerika Serikat yang berada di bawah pengaruh eksklusif Washington.
Bagi pemerintahan Trump, Doktrin Monroe adalah legitimasi untuk “membersihkan” pengaruh asing di Venezuela. Dengan menahan Nicolas Maduro, AS mengeklaim sedang menjalankan tanggung jawab sejarahnya untuk menjaga stabilitas kawasan dari ancaman eksternal dan ideologi yang bertentangan dengan kepentingan AS.
“Penggunaan Doktrin Monroe di tahun 2026 adalah pesan jelas kepada Beijing dan Moskow: Jauhi Venezuela. Namun, bagi banyak negara Amerika Latin, ini adalah kembalinya era intervensi yang menakutkan,” tulis laporan Al Jazeera.
Para kritikus menilai bahwa membangkitkan doktrin ini di abad ke-21 adalah langkah mundur yang berbahaya. Alih-alih mempromosikan demokrasi, kebijakan ini dianggap hanya sebagai upaya AS untuk mengamankan sumber daya energi dan memperkuat dominasi politiknya di Amerika Selatan tanpa mempedulikan kedaulatan nasional negara lain.
Kini, dunia menunggu apakah negara-negara Amerika Latin akan tunduk pada “hukum kuno” ini atau justru bersatu melawan apa yang mereka sebut sebagai kebangkitan imperialisme Amerika Serikat di era modern.[]











