BREAKING

INTERNASIONAL

Ratusan Ribu Orang Suarakan Dukungan untuk Gaza di Jembatan Galata

SEANTERONEWS.com – Mengawali tahun baru 2026, Istanbul menjadi pusat perhatian dunia setelah ratusan ribu orang memenuhi jalanan kota dalam aksi solidaritas besar-besaran untuk warga Palestina di Gaza. Demonstrasi masif ini disebut-sebut sebagai salah satu pengumpulan massa terbesar di Turkiye dalam beberapa tahun terakhir.

Para demonstran yang datang dari berbagai penjuru negeri berkumpul di landmark ikonik, termasuk Jembatan Galata, sambil mengibarkan bendera Turkiye dan Palestina. Mereka menyuarakan kecaman keras terhadap agresi militer yang terus berlangsung dan menuntut keadilan bagi para korban di Jalur Gaza.

Aksi bertajuk “Mercy for our Martyrs, Support for Palestine” ini diorganisir oleh federasi yayasan kepemudaan dan didukung oleh berbagai tokoh lintas sektor. Pesan yang dibawa sangat jelas: rakyat Turkiye berdiri teguh di belakang perjuangan Palestina.

“Kami di sini untuk menunjukkan bahwa di hari pertama tahun 2026, hati kami masih bersama saudara-saudara kami di Gaza. Dunia tidak boleh terus memejamkan mata,” ujar salah satu koordinator aksi di lokasi.

Selain menyuarakan isu Gaza, aksi ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada tentara Turkiye yang gugur dalam operasi militer baru-baru ini di wilayah utara Irak. Massa menggabungkan seruan anti-terorisme dengan solidaritas kemanusiaan global, menciptakan atmosfer nasionalisme yang kuat di tengah cuaca musim dingin Istanbul.

Para analis menyebut aksi ini sebagai sinyal politik yang kuat dari rakyat Turkiye kepada komunitas internasional agar segera mengambil langkah nyata demi menghentikan krisis kemanusiaan di Timur Tengah.

Besarnya skala massa ini diyakini akan memperkuat posisi tawar diplomatik Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam forum-forum internasional mendatang. Turkiye terus konsisten memosisikan dirinya sebagai pembela utama hak-hak rakyat Palestina di panggung dunia.

Aksi ini berjalan dengan tertib meski jalan-jalan utama di Istanbul sempat lumpuh total akibat kepadatan massa yang luar biasa. Hingga berita ini diturunkan, gelombang massa masih terlihat memadati beberapa titik strategis di kota tersebut.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts