SEANTERONEWS.com – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan internasional. Ikon sinema Prancis yang pernah menjadi simbol kecantikan dunia, Brigitte Bardot, dilaporkan meninggal dunia pada usia 91 tahun pada Minggu (28/12/2025).
Kabar kepergian sosok yang akrab disapa “BB” ini menandai berakhirnya era keemasan perfilman Eropa, di mana ia bukan hanya sekadar aktris, melainkan simbol revolusi budaya yang mendunia pada masanya.
Perjalanan hidup Bardot yang penuh warna. Namanya meroket lewat film And God Created Woman (1956) yang langsung menjadikannya simbol seks global. Namun, di balik lampu sorot Hollywood dan Paris, Bardot adalah sosok yang kompleks.
Ia dianggap sebagai perempuan yang membebaskan citra feminin di layar lebar lewat keberanian dan pesona alaminya.
Setelah pensiun dari dunia akting di usia muda (39 tahun), ia mengabdikan hidupnya untuk perlindungan hewan melalui yayasannya.
Di masa tuanya, Bardot sering menjadi pusat perhatian karena pandangan politik sayap kanan jauhnya yang kontroversial, yang sering kali memicu perdebatan sengit di Prancis.
Hingga akhir hayatnya, pengaruh Brigitte Bardot tetap terasa dalam dunia fashion. Gaya rambutnya yang berantakan namun elegan (beehive) serta potongan leher baju “Bardot” tetap menjadi tren abadi hingga saat ini.
Banyak bintang modern yang menyebutnya sebagai inspirasi terbesar dalam hal estetika dan keberanian untuk tampil apa adanya di depan publik.
Prancis diperkirakan akan memberikan penghormatan besar bagi salah satu ekspor budaya terbesarnya ini. Meski hidupnya kerap diwarnai pro dan kontra akibat pernyataan politiknya yang tajam di masa tua, tak ada yang bisa membantah bahwa Bardot adalah salah satu wajah paling berpengaruh dalam sejarah abad ke-20.
“Dia adalah sosok yang tidak bisa didefinisikan hanya lewat satu kata. Dia adalah badai yang mengubah cara dunia melihat keindahan dan kemandirian perempuan,” tulis salah satu pengamat film senior.










