SEANTERONEWS.com – Dalam langkah yang mengejutkan dunia internasional, Vatikan mengumumkan akan membuka ruang khusus berkarpet untuk berdoa bagi para cendekiawan Muslim di dalam Perpustakaan Apostolik Vatikan, salah satu institusi tertua dan paling berpengaruh di dunia Katolik.
Kebijakan baru ini disebut sebagai bagian dari upaya membangun jembatan lintas agama dan memperkuat dialog antara komunitas Katolik dan Muslim di tingkat global. Ruangan tersebut akan disediakan secara permanen dan dapat digunakan oleh para peneliti atau tamu Muslim yang tengah melakukan studi di perpustakaan bersejarah itu.
Menurut pernyataan dari pihak Vatikan, langkah ini diambil untuk menghormati keragaman keyakinan dan kebutuhan spiritual para pengunjung, terutama para akademisi Muslim yang kerap datang untuk meneliti manuskrip Islam kuno yang tersimpan di perpustakaan tersebut.
“Perpustakaan Apostolik Vatikan adalah rumah bagi seluruh umat manusia. Ilmu pengetahuan dan iman tidak mengenal batas agama,” ujar salah satu pejabat Vatikan dalam keterangan resminya.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk kalangan ulama dan akademisi dunia Islam. Mereka menilai kebijakan tersebut sebagai tanda kemajuan dan toleransi antaragama yang nyata, di tengah meningkatnya ketegangan global yang sering melibatkan isu keagamaan.
Para pengamat hubungan antaragama menilai inisiatif ini sebagai simbol penting dari komitmen Vatikan terhadap dialog dan perdamaian lintas iman, serta bentuk penghormatan terhadap peran peradaban Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan dunia.[]










