BREAKING

ACEH

Guru PJOK Aceh Besar Ikut Seminar Internasional Tingkatkan Pembelajaran Aktif


SEANTERONEWS.com — Sebanyak guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Aceh Besar mengikuti seminar internasional dengan fokus utama pada metode pembelajaran aktif dan kecerdasan kinestetik. Seminar ini digelar untuk memperkuat kompetensi guru dan mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan dinamis di sekolah-sekolah.

Seminar internasional bertema “Program Dorongan Pembelajaran Aktif untuk Kecerdasan Kinestetik” dibuka secara resmi di Aula BPMP Aceh. Dalam kegiatan ini hadir narasumber dari Malaysia dan akademisi lokal yang memiliki pengalaman dalam bidang pendidikan olahraga dan kesehatan. Materi disampaikan meliputi teknik pembelajaran yang melibatkan aktivitas fisik, metode kinestetik, penggunaan alat bantu pembelajaran, dan cara meningkatkan motivasi siswa agar lebih aktif dalam proses belajar.

Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan pelatihan langsung yang memungkinkan guru PJOK mempraktikkan metode pembelajaran aktif. Pelatihan tersebut mencakup simulasi kegiatan pembelajaran outdoor, gerak kreatif, pembelajaran berbasis permainan, serta pemanfaatan ruang dan alat olahraga sekolah secara inovatif.

Kepala Disdikbud Aceh Besar menyampaikan bahwa pelaksanaan seminar ini merupakan bagian dari visi pendidikan yang ingin membentuk guru PJOK tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai pembina karakter dan kesehatan siswa. Ia mengumumkan bahwa pada bulan Oktober akan dilakukan tes kebugaran jasmani bagi guru‐guru PJOK, sebagai bagian dari upaya agar guru mampu memahami dan merasakan kondisi fisik yang menjadi salah satu unsur penting dalam pendidikan jasmani.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Aceh menekankan bahwa peran guru PJOK sangat strategis dalam menghadapi tantangan generasi muda yang banyak menghabiskan waktu di depan gadget. Menurutnya, generasi masa depan harus dilengkapi dengan kecerdasan fisik dan kinestetik agar tidak hanya cerdas secara akademik tetapi også sehat jasmani dan mental.

Diharapkan setelah seminar ini, guru PJOK di Aceh Besar dapat menerapkan metode pembelajaran aktif secara lebih luas di sekolah mereka. Perubahan sistem pembelajaran diharapkan membawa dampak positif terhadap keaktifan siswa, peningkatan kesehatan fisik, serta lahirnya generasi yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter kuat.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts