BREAKING

ACEH

Perangi Judol & Narkoba, Kapolsek Tangse Turun ke Masjid

Kapolsek Tangse Iptu Taufik Kurhaman turun langsung dalam program Jumat Keliling di Gampong Pulo Kawa untuk menekan angka peredaran narkoba dan judi online (judol)

PIDIE – Sebagai wujud implementasi dari program strategis Commander Wish Kapolri, institusi kepolisian terus dituntut untuk melakukan pendekatan proaktif ke ranah publik. Langkah nyata ini diejawantahkan oleh jajaran Polsek Tangse di bawah komando Iptu Taufik Kurhaman, S.H., melalui program inovatif bertajuk “Jumat Keliling” di Masjid Gampong Pulo Kawa, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, pada Jumat (16/10/2026) siang.

Agenda rutin yang digulirkan tepat pada pukul 12.00 WIB tersebut diawali dengan kekhusyukan ibadah salat Jumat berjamaah antara aparat kepolisian dan warga setempat. Selepas menunaikan kewajiban spiritual, Iptu Taufik mengambil peran untuk berdialog tatap muka tanpa sekat, menyampaikan edukasi penting seputar pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Dalam mimbar dialog tersebut, Kapolsek menyoroti secara tajam dua “penyakit masyarakat” yang belakangan ini kian meresahkan dan merusak tatanan sosial, yakni peredaran gelap narkotika dan wabah judi online (judol). Ia memberikan peringatan keras bahwa kedua hal ini merupakan musuh nyata yang mengancam fondasi ekonomi keluarga serta masa depan generasi penerus.

“Kami tidak bosan-bosannya mengimbau seluruh elemen masyarakat, terkhusus bagi para orang tua, agar ekstra ketat dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas digital anak-anak kita. Narkoba dan judi online adalah mesin perusak masa depan bangsa yang penanganannya tidak bisa diserahkan kepada polisi saja, melainkan harus kita perangi bersama-sama,” tegas Iptu Taufik di hadapan para jemaah.

Membuka Ruang Aspirasi Warga

Lebih dari sekadar sarana penyuluhan satu arah, momentum Jumat Keliling ini juga dirancang sebagai forum komunikasi inklusif yang menampung suara akar rumput. Petugas dengan saksama menyerap ragam informasi, aspirasi, serta keluh kesah warga terkait potensi Gangguan Ketertiban Masyarakat (Guantibmas) yang mungkin terjadi di lingkungan mereka.

Kehadiran polisi berpakaian dinas yang membaur dengan ramah di rumah ibadah ini pun menuai respons positif. Para tokoh agama dan tokoh masyarakat Gampong Pulo Kawa memberikan apresiasi atas langkah jemput bola yang dilakukan oleh aparat penegak hukum tersebut.

Melalui instrumen pendekatan yang humanis dan persuasif semacam ini, kepolisian berharap dinding pembatas antara aparat dan masyarakat sipil dapat diruntuhkan. Sinergi yang kuat dari silaturahmi ini diproyeksikan mampu merawat situasi keamanan wilayah Kecamatan Tangse agar senantiasa harmonis, aman, dan kondusif bagi seluruh warganya.[]

author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts