BREAKING

ACEH

Polisi Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu di Bandar Dua

Jajaran Polsek Bandar Dua, Pidie Jaya, menunjukkan kepedulian sosial dengan turun langsung menyalurkan bantuan sembako kepada petani kurang mampu di pelosok desa.

PIDIE JAYA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus membuktikan bahwa tugas mereka tidak hanya terpaku pada penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan. Wajah kepolisian yang humanis dan penuh empati kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Bandar Dua, Polres Pidie Jaya, melalui aksi blusukan sosial ke rumah warga kurang mampu.

Pada Jumat (4/9/2026) pagi, mulai pukul 09.00 WIB, rombongan kepolisian menyambangi Gampong Krueng Kiran, Kecamatan Bandar Dua. Mewakili Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bandar Dua, Iptu Taufikkurrahman, S.H., yang turun bersama sejumlah personel Bhabinkamtibmas.

Sasaran aksi simpatik hari itu adalah Zainuddin (47), seorang pria yang sehari-harinya menggantungkan hidup sebagai petani. Di tengah keterbatasan ekonomi yang menghimpit, kedatangan aparat penegak hukum ini membawa angin segar berupa bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako).

Kehadiran Iptu Taufikkurrahman dan jajarannya disambut hangat oleh Keuchik (Kepala Desa) Gampong Krueng Kiran beserta perangkat desa setempat. Kolaborasi antara kepolisian dan aparatur desa ini mencerminkan sinergitas yang kuat di akar rumput.

Menurut pihak Polsek Bandar Dua, penyaluran sembako ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi terhadap kesulitan finansial yang mendera masyarakat pedesaan. Bantuan logistik tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan dapur tangga dan sedikit meringankan beban pengeluaran harian keluarga Zainuddin.

Lebih dari sekadar urusan materi, aksi sosial ini membawa pesan moral yang mendalam. Iptu Taufikkurrahman melalui program ini ingin mengubah stigma kaku penegak hukum menjadi sosok sahabat masyarakat. Ia mendorong agar interaksi antara polisi dan warga tidak hanya terjadi ketika ada gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), melainkan harus dirajut melalui asas gotong royong dan kepedulian kemanusiaan.

Program sambang desa dan berbagi ini telah menjadi bagian dari cetak biru (cetak biru) Polsek Bandar Dua dalam membangun trust atau kepercayaan publik. Filosofi yang diusung sangat sederhana namun sarat makna: di mana masyarakat merasa kesulitan, di situlah polisi wajib hadir memberikan pelindungan dan pengayoman tanpa henti.

Rangkaian kegiatan silaturahmi dan penyerahan bantuan sosial tersebut berlangsung dengan penuh keakraban, dan terpantau selesai secara aman, tertib, serta kondusif pada pukul 16.00 WIB.[]

author avatar
Saumi R News Tv

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts