BENER MERIAH – Kepolisian Resor (Polres) Bener Meriah memiliki pendekatan yang humanis dan religius dalam merawat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas wilayah. Di bawah komando Kapolres AKBP Aris Cai Dwi Susanto, jajaran aparat keamanan ini rutin menggalakkan program “Subuh Keliling” dari satu masjid ke masjid lainnya di penjuru kabupaten.
Program inisiatif ini sejatinya tidak sebatas ritual ibadah semata. Usai melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama warga, aparat kepolisian langsung merangkaikannya dengan giat patroli pagi. Patroli ini menyusuri berbagai kawasan strategis, bahkan menjangkau daerah-daerah pelosok desa.
Langkah taktis tersebut sengaja diambil untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bener Meriah sudah terjaga ketat sejak matahari belum terbit.
Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting bagi kepolisian untuk hadir langsung di tengah denyut kehidupan warga.
“Mengawali hari dan tugas negara dengan ibadah berjamaah adalah fondasi spiritual bagi personel kami. Lewat Subuh Keliling ini, kami tidak hanya mencari keberkahan, tetapi juga membangun jembatan silaturahmi dan komunikasi dua arah yang lebih cair dengan masyarakat,” ungkap AKBP Aris.
Momen berkumpulnya jamaah usai salat juga dimanfaatkan secara optimal untuk edukasi keamanan lingkungan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kasat Binmas Polres Bener Meriah, AKP Kasman. Saat didaulat memberikan kuliah tujuh menit (kultum), ia menitikberatkan pesannya pada mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Mengingat wilayah Bener Meriah tengah dihadapkan pada kondisi cuaca yang cukup panas dan kering, AKP Kasman secara khusus mewanti-wanti para petani dan warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan pertanian dengan cara dibakar.
“Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab moral kita bersama. Jangan sampai kelalaian menyalakan api kecil justru berujung pada musibah kebakaran besar yang mengancam banyak pihak dan sulit dipadamkan. Mari kita jaga alam ini sebagai bentuk rasa syukur atas amanah yang diberikan Allah SWT,” pesan Kasman dengan nada persuasif di hadapan para jamaah.
Melalui perpaduan pendekatan kultural dan religius ini, Polres Bener Meriah menaruh harapan besar agar sinergitas antara penegak hukum dan elemen sipil semakin kokoh. Dengan prinsip utama beribadah bersama dan menjaga silaturahmi, kepolisian optimis dapat menciptakan lingkungan Bener Meriah yang tak hanya aman dan tertib, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh warganya.[]











