BREAKING

SAINS

Dampak Kebijakan Trump 2026: Perpustakaan Riset Terbesar NASA Resmi Ditutup

SEANTERONEWS.com – Administrasi Presiden Donald Trump secara resmi menginstruksikan penutupan perpustakaan riset terbesar milik NASA. Keputusan ini memicu gelombang protes dari komunitas ilmiah internasional yang khawatir akan hilangnya akses terhadap dokumentasi sains dan data eksplorasi luar angkasa selama puluhan tahun.

Fasilitas yang selama ini menjadi jantung referensi bagi para astronom, insinyur, dan peneliti global tersebut terpaksa menghentikan operasionalnya akibat pemotongan anggaran yang drastis.

Perpustakaan riset ini menampung jutaan dokumen fisik maupun digital, mulai dari cetak biru roket bersejarah hingga data mentah misi Mars terbaru. Para kritikus menilai penutupan ini bukan sekadar efisiensi anggaran, melainkan ancaman serius terhadap kelangsungan inovasi sains di Amerika Serikat.

“Ini adalah langkah mundur bagi ilmu pengetahuan. Kita tidak hanya kehilangan buku, kita kehilangan memori kolektif tentang pencapaian manusia di luar angkasa,” ujar salah satu pakar kebijakan sains dalam laporan nya.

Pihak administrasi Trump berargumen bahwa penutupan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi besar-besaran untuk mengalihkan dana ke proyek-proyek yang dianggap “lebih produktif” dan berorientasi pada hasil jangka pendek. Namun, para peneliti berpendapat bahwa biaya untuk melakukan digitalisasi dan memindahkan seluruh data tersebut ke fasilitas lain justru akan memakan biaya yang tidak sedikit.

NASA selama ini dikenal sebagai lembaga yang sangat terbuka dengan data risetnya. Dengan ditutupnya pusat dokumentasi ini, muncul kekhawatiran besar mengenai transparansi dan aksesibilitas data publik. Mahasiswa, dosen, dan peneliti independen kini harus menghadapi ketidakpastian mengenai di mana mereka bisa mendapatkan referensi teknis yang krusial untuk proyek antariksa mereka.

Dunia kini menanti apakah ada upaya penyelamatan swasta atau intervensi dari kongres untuk mencegah hilangnya aset intelektual paling berharga di bidang kedirgantaraan ini sebelum fasilitas tersebut benar-benar digembok selamanya.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts