BANDA ACEH – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam kemanusiaan dan tanggung jawab sosial, Bank Aceh kembali menunjukkan perannya sebagai pilar utama masyarakat. Melalui program Bank Aceh Peduli, bank milik daerah ini menyerahkan bantuan sebesar Rp642.314.000 untuk mendukung penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Aceh di awal tahun 2026.
Donasi fantastis ini merupakan hasil kolektif dari seluruh lapisan masyarakat, baik yang berdomisili di Aceh maupun dari luar wilayah, yang disalurkan melalui kanal resmi Bank Aceh.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MPA, di Kantor Gubernur Aceh pada Jumat (02/01/2026). Penyerahan ini bertepatan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, melalui Sekretariat Perusahaan Ilham Novrizal, menegaskan bahwa bantuan ini difokuskan untuk mempercepat proses pemulihan daerah yang terdampak cuaca ekstrem.
“Melalui program Bank Aceh Peduli, kami ingin memastikan Bank Aceh hadir langsung di tengah masyarakat. Bantuan ini difokuskan untuk penanganan bencana hidrometeorologi yang memerlukan perhatian cepat dan tepat sasaran,” tegas Ilham.
Menariknya, Sekda Aceh Muhammad Nasir menekankan agar penyaluran dana ini dilakukan secara fleksibel. Sesuai arahan, Bank Aceh dapat menyalurkan bantuan tersebut langsung kepada masyarakat terdampak di lapangan guna memotong jalur birokrasi dan meringankan beban korban secepat mungkin.
“Keterlibatan Bank Aceh sangat krusial, terutama dalam memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan secara cepat,” ujar Muhammad Nasir dalam kesempatan tersebut.
Langkah ini bukan sekadar bantuan darurat, melainkan bagian dari misi besar Bank Aceh untuk membangun kembali fondasi ekonomi masyarakat yang lebih tangguh (resilien) pasca-bencana. Dengan dukungan dana lebih dari Rp642 juta, diharapkan langkah rehabilitasi yang disusun bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat berjalan lebih efektif.
Partisipasi aktif ini membuktikan bahwa Bank Aceh tetap menjadi mitra setia Pemerintah Aceh dan pelindung bagi masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit.[]











