BREAKING

INTERNASIONAL

Pasukan Yaman Serbu Basis Strategis STC di Hadramaut

SEANTERONEWS.com – Ketegangan di wilayah selatan Yaman mencapai titik didih. Sebuah provinsi strategis di Yaman secara resmi meluncurkan operasi militer besar-besaran untuk merebut kembali pangkalan-pangkalan penting yang selama ini dikuasai oleh kelompok separatis Dewan Transisi Selatan (STC).

Langkah ini diambil setelah negosiasi politik menemui jalan buntu. Pasukan yang setia kepada pemerintah pusat mulai bergerak maju untuk memulihkan kontrol otoritas negara di wilayah yang kaya akan sumber daya tersebut.

Perebutan Kendali Wilayah Strategis

Operasi ini difokuskan pada pengambilalihan markas militer dan titik pemeriksaan keamanan yang telah diduduki STC selama berbulan-bulan. Sumber militer di lapangan melaporkan adanya mobilisasi pasukan besar-besaran serta penempatan artileri berat di sekitar perbatasan provinsi yang bersengketa.

Langkah ini merupakan tantangan langsung terhadap keberadaan STC, yang didukung secara regional, dan mengancam keseimbangan kekuasaan yang rapuh di Yaman Selatan.

Risiko Perang Saudara Terbuka

Para pengamat internasional memperingatkan bahwa operasi ini bisa memicu perang saudara baru yang lebih luas di dalam kubu anti-Houthi itu sendiri. Jika bentrokan skala penuh pecah, upaya perdamaian nasional yang selama ini diinisiasi oleh PBB dan Arab Saudi terancam runtuh total.

“Kami tidak punya pilihan lain selain memulihkan hukum dan ketertiban. Pangkalan-pangkalan ini adalah aset negara dan harus dikelola oleh institusi resmi,” ujar seorang pejabat keamanan senior kepada media.

Dampak bagi Stabilitas Kawasan

Eskalasi di wilayah selatan Yaman ini menambah kerumitan geopolitik di Laut Merah dan Teluk Aden. Ketidakstabilan di daratan dapat berdampak pada keamanan jalur pelayaran internasional yang krusial bagi perdagangan energi dunia.

Warga sipil di wilayah terdampak dilaporkan mulai mengungsi, sementara komunitas internasional mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri guna menghindari bencana kemanusiaan yang lebih dalam di awal tahun 2026 ini.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts