Takengon – Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan nyaris jatuh ke Sungai Bergang Kecamatan Ketol karena tali sling putus pada Rabu, 24 Desember 2025.
Dilihat Line1.News dalam video diunggah di akun Instagram @muchsin.hasan, Kamis, 25 Desember 2025, Muchsin awalnya menaiki drum plastik sebagai sarana penyeberangan darurat. Drum itu terikat ke sling yang membentang di antara dua sisi sungai.
Di sebelah Muchsin, juga tergantung sepeda motor trail kuning, senada dengan baju yang dikenakannya. Setelah meluncur beberapa meter, tiba-tiba salah satu sling putus dan membuat drum plastik melorot dari posisinya.
Beruntung, Muchsin sigap memegang sling satu lagi sehingga ia tidak terjatuh ke sungai berarus deras dan berbatu dengan ketinggian hampir 10 meter. Begitu juga sepeda motornya masih tergantung di sling satu lagi.
Muchsin menyeberangi sungai itu bersama timnya untuk meninjau kondisi Kampung Bergang dan Karang Ampar. Di jok belakang trailnya, ia membawa sebuah karung berisi bantuan.
Namun untuk mencapai Bergang harus melalui jembatan kabel karena jembatan ayun di desa tersebut putus diterjang banjir bandang November lalu.
Setelah jembatan kabel, Ketua Golkar Aceh Tengah itu menyusuri jalanan Bergang, Karang Ampar, dan Pantan Reduk, yang masih dipenuhi lumpur sisa banjir dan longsor.
Melansir Laman Pemkab Aceh Tengah, hingga kini ruas jalan dari jembatan ayun ke Karang Ampar menyisakan 14 titik longsor, lima di antaranya longsor berat. Kondisi ini menyebabkan akses masyarakat sangat terbatas dan menghambat distribusi bantuan.
Setibanya di jembatan terputus yang menghubungkan ke Dusun Pantan Jerik, Muchsin menerima laporan dari masyarakat bahwa dusun tersebut dihuni 20 kepala keluarga. Dampak banjir bandang di Pantan Jerik menyebabkan satu orang hingga kini belum ditemukan, serta delapan rumah dan satu meunasah tergerus arus sungai.
“Kami akan tetap berusaha membuka keterisoliran wilayah ini secepatnya. Saat ini sudah ada satu alat berat dan dalam beberapa hari ke depan diharapkan dapat mulai beroperasi di wilayah ini,” ujar Muchsin.[]









