Pelantikan Strategis dan Arahan Kuat terhadap Visi Pemerintah
SEANTERONEWS.com – Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, resmi melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang. Ketegasan dalam memilih figur baru ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah terhadap orientasi pertumbuhan ekonomi yang menggerakkan kesejahteraan rakyat.
Profil Pejabat Baru dan Sektor Tugas Mereka
Para pejabat yang baru dilantik meliputi:
-
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Ismail
-
Kepala Pelaksana BPBD, Syachrial
-
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdullah
-
Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah, Nasri
-
Kepala Dinas Pariwisata, Harry Susethia
Setiap nama yang diangkat tidak hanya bertugas secara administratif, tetapi juga diyakini memiliki potensi besar untuk memicu dinamika ekonomi dari hulu sampai hilir di Kota Sabang.
Tuntutan Loyalitas dan Kinerja Nyata
Pada prosesi pelantikan, Wali Kota menegaskan bahwa yang terpenting adalah loyalitas dan kerja nyata pejabat dalam mendukung kemajuan daerah.
“Mari kita bekerja sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab. Yang kami ke depan adalah siapa yang mau bekerja, mampu bekerja, dan loyal kepada pimpinan demi kemajuan daerah,” tegasnya. Dorongannya jelas: pejabat baru harus bersinergi, satu visi, dan hasil nyata bagi masyarakat.
Fokus Sektor Ekonomi Prioritas
Wali Kota menyoroti empat sektor utama sebagai penggerak ekonomi lokal:
-
Pertanian, perikanan, dan perkebunan — diharapkan menjadi pengantar pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
-
Pariwisata — sebagai sumber pendapatan strategis, dengan potensi alam Sabang yang luar biasa harus dikelola profesional.
Anggaran pemerintah pun diarahkan untuk dimanfaatkan seluas mungkin demi menumbuhkan ekonomi rakyat secara inklusif.
Momen Strategis untuk Sinergi dan Reformasi
Pelantikan ini dirancang tidak sekadar pergantian personel, tetapi sebagai momentum memperkuat fondasi pemerintahan yang efisien dan responsif. Kolaborasi antar pimpinan OPD diharapkan menghasilkan kebijakan berpihak rakyat, dengan akselerasi kemajuan di segala lini, termasuk daya saing sektor pariwisata dan ketahanan ekonomi lokal.[]









