BREAKING

ACEH

Peletakan Batu Pertama Gedung Rektorat STISNU Aceh Tandai Kemajuan Infrastruktur Kampus

Jantho, Aceh Besar – Langkah penting diperlihatkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Nahdlatul Ulama (STISNU) Aceh dengan dimulainya pembangunan Gedung Rektorat Baru. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Mahyal Ulum Al Aziziyah, Abu H. Faisal Ali, sebagai wujud komitmen memperkuat pelayanan akademik dan administratif kampus.

Dalam sambutannya, Ketua STISNU Aceh Tgk. Dr. Muhammad Yasir menyampaikan rasa syukur atas realisasi pembangunan gedung birokrasi baru. Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas bukan hanya demi kenyamanan, tetapi juga sarana penting dalam memperkuat mutu pendidikan dan manajemen kampus.

Rencana dan Target Penyelesaian Gedung

Gedung Rektorat yang dibangun terdiri dari dua lantai, dirancang sebagai pusat manajemen dan layanan mahasiswa. Menurut Kepala Bidang Humas, Tgk. Faisal Kuba, gedung tersebut ditargetkan selesai dan diresmikan sebelum akhir tahun 2025, dengan harapan terlaksana dengan lancar.

Dampak dan Makna Bagi Kampus dan Masyarakat

Pembangunan gedung ini dipandang sebagai tonggak strategis dalam transformasi STISNU Aceh menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dan Islami. Selain memperkuat layanan internal, gedung baru juga diharapkan mempermudah interaksi akademisi, pemangku kebijakan, dan masyarakat, serta memperkokoh kontribusi kampus terhadap pembangunan daerah dan umat.


Ringkasan Sorotan Utama

Aspek Utama Rincian
Peletakan Batu Dilakukan oleh Ketua Yayasan Mahyal Ulum Al Aziziyah, Abu H. Faisal Ali
Struktur Gedung Dua lantai, difokuskan sebagai pusat administratif dan rektorat
Deadline Pembangunan Diharapkan selesai dan diresmikan sebelum akhir tahun 2025
Tujuan Strategis Mendukung profesionalisasi layanan akademik dan pengelolaan kampus[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts