SEANTERONEWS.com – Sektor kosmetik dan perawatan diri di Indonesia terus menunjukkan tren positif dengan proyeksi pertumbuhan tahunan mencapai 5,35 persen hingga tahun 2028. Menariknya, industri ini didominasi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mencakup sekitar 87 persen dari total 1.500 pelaku usaha aktif, menjadikannya salah satu pilar utama penggerak ekonomi kreatif nasional.
Merespons potensi besar tersebut, platform hiburan TikTok menginisiasi festival belanja berbasis daring-ke-luring (online-to-offline atau O2O) bertajuk “TikTok ForYouBeauty” yang berlangsung sepanjang periode Mei hingga Juni 2026. Langkah ini dirancang untuk menghubungkan para kreator konten, pemilik merek dagang, serta komunitas kecantikan dalam satu ekosistem digital yang dinamis.
Perkembangan positif ini juga tecermin dalam catatan transaksi di ranah digital. Kategori produk kecantikan di dalam platform TikTok Shop yang terintegrasi dengan Tokopedia mencatatkan lonjakan nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) secara konsisten yang melampaui angka 60 persen setiap tahunnya.
Client Partnerships Solution Manager TikTok Indonesia, Christopher Junaidi, menjelaskan bahwa ajang “TikTok ForYouBeauty” dihadirkan sebagai ruang kolaboratif. Melalui program ini, komunitas kecantikan di tanah air diharapkan dapat saling berinteraksi, bertukar ide kreatif, sekaligus mengapresiasi keberagaman definisi kecantikan lokal.
Formula Sukses Brand Lokal dan Tren Baru Discovery Commerce
Model bisnis baru yang memadukan konten edukatif dengan kemudahan transaksi digital terbukti efektif dalam mengangkat performa merek-merek kosmetik lokal. Salah satu brand lokal, Hanasui, merasakan dampak langsung dari strategi pemasaran berbasis komunitas ini.
Head of Brand Hanasui, Kidung Jagad Wening, memaparkan bahwa sinergi bersama para kreator di platform digital telah memperluas penetrasi pasar produknya secara signifikan. Hasilnya, Hanasui sukses mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 35 persen pada kuartal pertama tahun 2026.
Selain menguntungkan produsen, kehadiran tren discovery commerce ini membuka keran pendapatan baru bagi para pembuat konten dan afiliator (affiliate). Ulasan jujur, rekomendasi produk yang interaktif, serta kemitraan komersial kini menjadi bagian penting dalam rantai nilai ekonomi digital yang mempengaruhi keputusan belanja masyarakat secara langsung.
Dengan menggandeng lebih dari 60 merek kosmetik nasional, festival “TikTok ForYouBeauty” diharapkan dapat terus memperkokoh struktur ekonomi kreatif berbasis digital serta mewujudkan pertumbuhan bisnis kecantikan yang berkelanjutan di Indonesia.[]











