SEANTERONEWS.com
Menjangkau Luas
Walkie-Talkie atau Intercom Helm, Mana yang Lebih Efektif untuk Perjalanan Jauh?
JAKARTA — Komunikasi menjadi salah satu kebutuhan penting ketika melakukan perjalanan touring bersama komunitas. Pengendara perlu saling bertukar informasi mengenai kondisi jalan, perubahan rute, hingga titik istirahat.
Dua perangkat yang bisa digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah walkie-talkie (HT) dan intercom Bluetooth.
Keduanya memiliki fungsi serupa, tetapi menggunakan teknologi berbeda. Bluetooth Special Interest Group (SIG) menjelaskan bahwa jangkauan Bluetooth dapat bervariasi, mulai kurang dari satu meter hingga lebih dari satu kilometer, bergantung pada perangkat dan kondisi lingkungan.
Lantas, mana yang lebih efektif digunakan untuk komunikasi selama touring?
Walkie-Talkie, Komunikasi Tanpa Jaringan Seluler
Walkie-talkie bekerja menggunakan gelombang radio sehingga tidak membutuhkan jaringan internet maupun sinyal operator seluler. Pengguna cukup menekan tombol push-to-talk (PTT) untuk berbicara dengan pengguna lain yang berada pada kanal komunikasi yang sama.
Perangkat ini cukup fleksibel untuk koordinasi rombongan besar, termasuk ketika touring menggunakan kombinasi mobil dan sepeda motor.
Dari sisi jangkauan, Motorola Talkabout T82 mencantumkan kemampuan komunikasi hingga 10 kilometer. Namun, angka tersebut merupakan klaim maksimum produsen. Kondisi geografis, penghalang, antena, dan lingkungan dapat memengaruhi jangkauan sebenarnya.
“Jangkauan komunikasi bergantung pada kondisi medan. Radio ini bekerja berdasarkan prinsip garis pandang, sehingga jarak komunikasinya dapat dipengaruhi bangunan beton, pepohonan yang lebat, serta penggunaan radio di dalam ruangan dan kendaraan,” demikian penjelasan Motorola Solutions dalam situs resminya yang dilihat Sabtu (7/11/2026).
Intercom Bluetooth, Lebih Praktis di Helm
Berbeda dengan HT, intercom Bluetooth dirancang untuk dipasang langsung pada helm. Perangkat ini dilengkapi mikrofon dan speaker sehingga pengendara dapat berkomunikasi tanpa harus memegang alat tambahan.
Beberapa produk juga mendukung koneksi smartphone untuk navigasi GPS, panggilan telepon, dan pemutar musik.
Sebagai contoh, FreedConn T-Max Pro mencantumkan jangkauan hingga 1.200 meter. Sementara Sena 60S menawarkan jangkauan intercom Bluetooth hingga 2 kilometer di area terbuka.
Untuk komunikasi kelompok lebih besar, sejumlah produk juga menggunakan teknologi Mesh yang memungkinkan perangkat membentuk jaringan komunikasi antarpengguna.
Perbandingan Harga Perangkat
Harga menjadi pertimbangan lain sebelum membeli. Berdasarkan penawaran pasar yang ditelusuri pada 7 November 2026, berikut beberapa gambaran harganya.
Walkie-talkie Baofeng BF-888S ditawarkan sekitar Rp225.000 per unit, sedangkan Baofeng UV-5R sekitar Rp495.000. Motorola Talkabout T82 berada di kisaran Rp2,1 juta untuk paket dua unit.
Sementara itu, intercom FreedConn T-COM VB ditawarkan sekitar Rp695.000–Rp698.000 per unit. FreedConn KY Pro sekitar Rp995.000 dan T-Max Pro sekitar Rp999.000.
Untuk kelas premium, Sena 60S dipasarkan sekitar Rp7.950.000 untuk satu unit dan Rp14.950.000 untuk paket dua unit.
Harga tersebut dapat berubah mengikuti penjual, varian, dan kelengkapan produk.
Mana yang Lebih Cocok untuk Touring?
Jika kebutuhan utamanya koordinasi rombongan besar, termasuk kendaraan roda dua dan roda empat, walkie-talkie bisa menjadi pilihan karena lebih fleksibel dan tidak harus dipasang pada helm.
Sebaliknya, intercom Bluetooth lebih sesuai bagi pengendara motor yang mengutamakan komunikasi hands-free melalui helm. Untuk komunitas dengan anggota lebih banyak, teknologi Mesh dapat menjadi alternatif.
Namun, sebelum membeli HT, konsumen perlu memastikan perangkat memenuhi ketentuan sertifikasi dan penggunaan frekuensi radio yang berlaku di Indonesia.
Pada akhirnya, pilihan bergantung pada jumlah anggota rombongan, kebutuhan jangkauan, jenis kendaraan, dan anggaran. Yang terpenting, penggunaan perangkat komunikasi tidak boleh mengganggu konsentrasi dan keselamatan selama berkendara.(*)