Cetak SN Preview dokumen
Kembali
Centang elemen yang ingin dicetak (tidak mengganggu preview di bawah)
260px
15px

SEANTERONEWS.com

Menjangkau Luas

OTOMOTIF

Lampu Indikator Airbag Tidak Mau Padam, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Penulis Er Tanggal 07 November 2026 - 10:15 450177 Sumber www.seanteronews.com
436 views

JAKARTA — Lampu indikator airbag merupakan salah satu perangkat peringatan keselamatan yang terdapat pada panel instrumen mobil modern. Ketika lampu ini menyala sesaat setelah mesin dihidupkan, kondisi tersebut umumnya merupakan bagian dari pemeriksaan sistem elektronik kendaraan.

Namun, jika indikator tetap menyala atau kembali muncul ketika mobil sedang digunakan, pemilik kendaraan perlu memberikan perhatian lebih.

Sebab, indikator tersebut berkaitan dengan sistem Supplemental Restraint System (SRS) yang mengatur kerja kantong udara dan sejumlah komponen keselamatan pasif lainnya.

Dalam buku panduan kendaraan yang dipublikasikan melalui National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dijelaskan bahwa lampu peringatan airbag akan menyala selama beberapa detik sebagai pemeriksaan awal.

“Jika lampu tetap menyala atau muncul ketika kendaraan berjalan, sistem perlu diperiksa di bengkel resmi.” tulis NHTSA yang dilihat Sabtu (7/11/2026).

Apa Artinya Jika Lampu Airbag Terus Menyala?

Indikator airbag yang tidak kunjung padam dapat menunjukkan adanya gangguan pada sistem keselamatan tersebut.

Penyebabnya tidak selalu berasal dari kantong udara. Gangguan dapat berkaitan dengan sensor benturan, modul kontrol, kabel kelistrikan, konektor, hingga komponen pretensioner sabuk pengaman.

Pada sejumlah kendaraan, gangguan kelistrikan atau koneksi yang tidak normal juga dapat memicu munculnya peringatan pada sistem SRS.

Karena sistem airbag bekerja melalui koordinasi beberapa komponen elektronik, pemeriksaan tidak cukup hanya dengan melihat kondisi fisik kantong udara.

Apakah Airbag Masih Bisa Mengembang Saat Kecelakaan?

Pertanyaan ini penting karena indikator airbag yang menyala dapat berkaitan dengan fungsi sistem keselamatan.

Dalam kondisi tertentu, gangguan pada SRS dapat menyebabkan satu atau lebih komponen keselamatan tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Artinya, pengemudi tidak boleh berasumsi bahwa seluruh airbag tetap berfungsi normal ketika lampu peringatan menyala.

Namun, indikator tersebut juga tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa seluruh kantong udara pasti tidak akan mengembang. Hal itu bergantung pada jenis gangguan dan komponen yang terdampak.

Untuk mengetahui kondisi sebenarnya, kendaraan perlu diperiksa menggunakan perangkat diagnostik yang sesuai.

Jangan Mengabaikan Indikator SRS

Pemilik kendaraan sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel resmi atau fasilitas servis yang memiliki kemampuan menangani sistem SRS.

Pemeriksaan dapat dilakukan dengan membaca kode gangguan menggunakan alat diagnostik, kemudian menelusuri komponen yang terindikasi mengalami masalah.

Pengendara juga sebaiknya tidak mencoba membongkar konektor atau komponen airbag secara mandiri. Sistem tersebut memiliki komponen piroteknik yang membutuhkan prosedur penanganan khusus.

Selain itu, perbaikan tidak cukup hanya dengan menghapus kode kesalahan menggunakan scanner jika sumber masalah belum ditemukan.

Indikator airbag merupakan bagian dari sistem peringatan keselamatan. Karena itu, ketika lampu tetap menyala, pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda hanya karena mobil masih dapat dikendarai secara normal.(*)

Tag
Airbag Lampu Indikator