Polda Aceh Salurkan Beasiswa Ustaz Adi Hidayat untuk Hafiz

BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memfasilitasi penyerahan bantuan pendidikan dari pendakwah nasional Ustaz Adi Hidayat (UAH) bersama komunitas Sahabat bagi generasi muda penghafal Al-Qur’an di Tanah Rencong. Penyerahan beasiswa secara simbolis tersebut dilangsungkan di Banda Aceh pada Kamis (29/10/2026).
Mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Aceh Kombes Pol. Donny Siswoyo menyerahkan langsung paket santunan pendidikan tersebut kepada dua pemuda penghafal 30 juz Al-Qur’an asal Kabupaten Aceh Besar.
Dua sosok berprestasi yang menerima beasiswa pada tahap simbolis ini adalah Tijani Syafarana, warga Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, serta M. Khairil Ahza, pemuda yang berdomisili di Dusun Lam Usun, Gampong Weu Raya, Kecamatan Lhoknga.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menguraikan bahwa inisiatif sosial-keagamaan ini merupakan wujud kepedulian nyata kalangan ulama dan masyarakat luas terhadap kelangsungan masa depan para penjaga wahyu ilahi.
“Bantuan ini dialokasikan dari program kepedulian Ustaz Adi Hidayat bersama Sahabat dengan total kuota mencapai 200 penerima beasiswa bagi para hafiz Al-Qur’an. Hari ini, Polda Aceh berkesempatan mendistribusikan amanah tersebut secara simbolis kepada dua perwakilan di daerah kita,” ungkap Joko kepada awak media seusai seremoni.
Joko menambahkan, apresiasi semacam ini diharapkan dapat meringankan pembiayaan studi formal para hafiz, sekaligus menjadi pemantik motivasi agar mereka senantiasa menjaga keutuhan hafalan ayat suci serta mengimplementasikan nilai-nilai adab Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“Harapan besar kita bersama, para penerima beasiswa dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berilmu tinggi, berakhlak mulia, dan siap menyumbangkan gagasan konstruktif bagi kemajuan agama, masyarakat, serta keutuhan bangsa,” imbuh Joko.
Rasa haru dan syukur diungkapkan oleh penerima beasiswa atas perhatian yang diberikan. Salah satu hafiz muda tersebut menuturkan bahwa dukungan materiil dan moril dari program ini mempertebal tekadnya untuk menuntaskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi tanpa meninggalkan komitmen mengulang (murojaah) hafalan 30 juz yang telah diraihnya.
Kolaborasi kebaikan antara institusi kepolisian dan gerakan filantropi keagamaan ini menjadi inspirasi sinergi positif dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul yang berkarakter religius di Aceh.[]