Senator Azhari Cage Pulangkan Warga Langsa Korban Scammer

â’¸ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

SEANTERONEWS.com – Kepedulian terhadap nasib warga Aceh yang terjebak dalam sindikat penipuan kerja internasional ditunjukkan oleh senator asal Aceh, Azhari Cage. Ia secara resmi membiayai dan menjemput langsung Sukardi (33), warga Gampong Baroeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, yang menjadi korban penipuan kerja (scammer) di Kamboja.

Sukardi sempat terjebak di Kamboja selama delapan bulan dengan kondisi yang memprihatinkan. Selama empat bulan pertama bekerja, ia mengaku tidak menerima gaji sepeser pun sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dan meminta perlindungan di KBRI Phnom Penh sejak Mei 2026.

Azhari Cage menceritakan bahwa Sukardi berangkat dari Langsa melalui Bandara Kualanamu menuju Kuala Lumpur pada Desember 2025. Saat itu, ia dijanjikan pekerjaan sebagai tukang pangkas rambut di Selangor, Malaysia. Namun, di tengah perjalanan, pelaku yang menjanjikan pekerjaan tersebut mengarahkan Sukardi untuk transit menggunakan pesawat lain. Tanpa disadari, pesawat tersebut justru mendarat di Phnom Penh, Kamboja, bukan di Malaysia.

Mengetahui kondisi Sukardi, Azhari segera berkoordinasi dengan pihak KBRI di Kamboja untuk memastikan keberadaan korban. “Saya menghubungi Bapak Dadang di KBRI Kamboja untuk memvalidasi informasi. Setelah dipastikan benar ada warga Langsa yang ditampung di sana, saya segera meminta pihak KBRI mengurus administrasi kepulangannya,” ujar Azhari, Senin (10/8/2026).

Azhari menanggung seluruh biaya kepulangan Sukardi, mulai dari tiket pesawat hingga akomodasi selama transit di Jakarta. Sukardi dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Air Asia QZ-475 pada pukul 19.10 WIB setelah terbang dari Kamboja.

Setelah mendarat di Jakarta, Sukardi difasilitasi untuk menginap satu malam di Kantor Perwakilan Pemerintah Aceh sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke tanah kelahirannya di Langsa menggunakan jalur darat. Seluruh biaya transportasi bus menuju Aceh pun kembali dibantu oleh Azhari.

Atas kejadian yang menimpa Sukardi, Azhari Cage menyampaikan pesan peringatan keras kepada seluruh masyarakat Aceh agar tidak mudah tergiur oleh janji manis pekerjaan di luar negeri yang ditawarkan melalui media sosial atau pesan singkat.

“Saya ingin mengingatkan masyarakat Aceh untuk sangat berhati-hati jika ada tawaran pekerjaan melalui WhatsApp atau Facebook. Jangan mudah percaya jika dijanjikan gaji besar tanpa prosedur resmi. Kasus Sukardi ini harus menjadi pelajaran agar tidak ada lagi warga kita yang menjadi korban perdagangan orang atau penipuan seperti ini,” tutup Azhari.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Azhari Cage ini diharapkan dapat menggugah kesadaran publik serta pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam memantau dan memberikan edukasi kepada warganya mengenai bahaya sindikat scammer internasional yang kerap memanfaatkan kerentanan ekonomi masyarakat.[]