Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Donor Darah

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

PIDIE JAYA – Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan berupa aksi donor darah. Agenda sosial kemanusiaan ini ditujukan untuk membantu mencukupi ketersediaan cadangan darah nasional serta mendukung kebutuhan medis masyarakat setempat.

Aksi sosial ini dipusatkan di Aula Tathya Dharaka Mapolres Pidie Jaya yang berlokasi di Gampong Teungkluet, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, pada Jumat (12/6/2026).

Kegiatan donor darah tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Wakapolres Kompol Iswahyudi, Wakil Ketua Cabang Bhayangkari Pidie Jaya, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres, para Kapolsek jajaran, personel Satpol PP dan WH, serta pengurus Bhayangkari setempat.

Partisipasi Aktif dan Hasil Pengumpulan Darah

Respons dari para pendaftar dilaporkan cukup positif dengan total mencapai 130 partisipan. Setelah melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan fisik dan kelayakan medis secara ketat, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 37 kantong darah yang siap digunakan.

Adapun rincian perolehan golongan darah yang berhasil dihimpun meliputi: Golongan darah A: 8 kantong, Golongan darah B: 5 kantong, Golongan darah O: 22 kantong dan Golongan darah AB: 2 kantong.

Aksi kemanusiaan ini terselenggara atas kemitraan taktis antara Polres Pidie Jaya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie Jaya, serta Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Pidie Jaya. Seluruh kantong darah yang berhasil terkumpul langsung diserahterimakan kepada pihak PMI Kabupaten Pidie Jaya untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan bantuan medis darurat.

Bentuk Kepedulian Riil Polri bagi Kemanusiaan

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menerangkan bahwa aksi donor darah ini merupakan salah satu langkah konkret kepolisian dalam merespons isu-isu sosial kemanusiaan sekaligus mempererat semangat kemitraan bersama instansi terkait dan masyarakat luas.

“Melalui penyelenggaraan bakti kesehatan ini, kami berupaya membantu PMI dalam mengamankan ketersediaan stok darah di daerah, sekaligus memastikan kehadiran Polri dapat memberikan manfaat protektif dan sosial yang nyata bagi masyarakat Pidie Jaya,” terang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Di samping pemenuhan kebutuhan medis, kegiatan ini juga dirancang sebagai instrumen komunikasi sosial untuk mendekatkan fungsi kepolisian dengan instansi pemerintahan serta warga sekitar, selaras dengan semangat Polri yang Presisi dan senantiasa hadir melayani masyarakat.[]