Kerentanan Kritis cPanel Terdeteksi: Puluhan Juta Situs Web Terancam

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

SEANTERONEWS.com – Para peneliti keamanan baru saja mengeluarkan peringatan keras mengenai penemuan kerentanan berbahaya pada perangkat lunak manajemen server populer, cPanel dan WebHost Manager (WHM).

Celah ini memungkinkan peretas untuk membajak dan mengambil kendali penuh atas server yang menjalankan perangkat lunak terdampak. Mengingat perangkat lunak ini digunakan oleh puluhan juta pemilik situs web di seluruh dunia, dampak yang ditimbulkan bisa sangat masif.

Kerentanan ini secara resmi dilacak sebagai CVE-2026-41940. Celah tersebut memungkinkan peretas jahat untuk melewati layar login secara jarak jauh guna mendapatkan akses penuh ke panel administrasi.

Sebagai dua rangkaian perangkat lunak yang memiliki akses mendalam ke server untuk mengelola email, konfigurasi penting, hingga basis data, penguasaan oleh peretas dapat memberikan akses tanpa batas ke seluruh data yang dikelola oleh perangkat lunak tersebut.

Badan keamanan siber nasional Kanada dalam rilis resminya menyatakan bahwa eksploitasi terhadap bug ini “sangat mungkin terjadi”. Mereka memperingatkan bahwa celah ini dapat disalahgunakan untuk membobol situs web pada server shared hosting milik perusahaan hosting besar.

Tindakan segera dari pelanggan cPanel atau penyedia layanan hosting sangat diperlukan untuk mencegah akses ilegal.

Respons dari raksasa industri web hosting:

Namecheap: Perusahaan sempat memblokir akses ke panel cPanel pelanggan segera setelah mengetahui celah tersebut untuk mencegah eksploitasi dan memberikan waktu bagi tim untuk melakukan patching.

HostGator: Menyatakan telah melakukan perbaikan pada sistem mereka dan mengategorikan bug ini sebagai “eksploitasi bypass otentikasi kritis”.

KnownHost: CEO Daniel Pearson melaporkan adanya bukti bahwa peretas telah mencoba menyalahgunakan kerentanan ini sejak 23 Februari lalu. Sekitar 30 server di jaringan mereka menunjukkan tanda-tanda percobaan akses tidak sah.

Pihak pembuat cPanel mendesak seluruh pelanggan untuk memastikan sistem mereka telah diperbarui ke versi terbaru, karena bug ini memengaruhi seluruh versi perangkat lunak yang didukung. Selain cPanel dan WHM, perbaikan keamanan juga telah diluncurkan untuk WP Squared, alat serupa yang digunakan untuk mengelola situs web WordPress.

Bagi pemilik situs web, sangat disarankan untuk segera menghubungi penyedia layanan hosting guna memastikan sistem telah mendapatkan patch keamanan terbaru untuk menghindari risiko pengambilan alih kendali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.[]