Kolaborasi Lintas Gen: Haddad Alwi & Danilla Rilis ‘Pengakuan’

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

JAKARTA – Industri musik tanah air dikejutkan dengan kolaborasi yang tidak biasa antara dua musisi dari kutub yang berseberangan. Haddad Alwi, legenda musik religi yang merajai era 90-an lewat album Cinta Rasul, bersanding dengan Danilla Riyadi, ikon musik indie yang dikenal dengan lirik-lirik puitis nan melankolis.

Pertemuan dua generasi dan genre ini melahirkan sebuah karya berjudul “Pengakuan”, sebuah gubahan ulang dari syair legendaris Al-I’tirof. Lagu ini resmi diperkenalkan kepada publik dalam konser “A Journey to Remember” Vol. 2 di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Sabtu (28/2/2026).

Pertemuan Dua Sisi Spiritual

Meski terpaut usia dan latar belakang musikal yang kontras, keduanya menemukan titik temu dalam esensi kemanusiaan. Haddad Alwi, yang akrab disapa Abi, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk ekspresi kejujuran seorang hamba kepada Sang Pencipta.

“Menurut Abi, ini adalah curahan hati seorang Danilla dan Abi kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkap Haddad Alwi saat menjelaskan latar belakang kolaborasi tersebut.

Bagi Danilla, terlibat dalam proyek ini memberikan pengalaman spiritual yang personal. “Semua liriknya mewakili perasaan manusia yang rapuh. Bagiku pribadi, saat menyanyikan dan membaca liriknya, ini menjadi pengingat bahwa sebagai manusia kita harus tetap rendah hati (stay humble),” tutur pelantun Senja di Progo tersebut.

Mengangkat Elegi Klasik Abu Nawas

Lagu “Pengakuan” sendiri bukanlah teks sembarang. Liriknya merupakan adaptasi dari syair Al-I’tirof, karya Abu Nawas, penyair besar dari era kekhalifahan Abbasiyah. Dalam khazanah sastra Arab klasik, syair ini dianggap sebagai salah satu puisi ratapan atau elegi paling kuat yang pernah tercipta.

Di Indonesia, syair Al-I’tirof memiliki kedudukan istimewa. Lantunannya sering terdengar di masjid-masjid menjelang waktu salat atau sebagai pembuka pengajian di berbagai pesantren. Isinya tentang pengakuan tulus seorang hamba atas tumpukan dosa yang bertambah setiap hari, dibalut dengan ekspresi pertobatan yang sangat dalam.

Debut Emosional di M Bloc

Penampilan perdana mereka di atas panggung M Bloc Live House membawa suasana magis. Aransemen baru yang lebih segar namun tetap khidmat berhasil menyatukan karakter suara Haddad Alwi yang mantap dengan vokal Danilla yang lembut dan sendu.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa musik religi tidak selalu harus tampil kaku dalam satu koridor. Dengan sentuhan yang tepat, pesan-pesan spiritual universal dapat melintasi batas generasi dan selera musik, mewakili suara hati siapa saja yang merasa kecil di hadapan Tuhan.