EXSIS Ramadan USK Jadi Magnet Kuliner & Inkubator Bisnis

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDA ACEH – Kawasan Darussalam kembali menjadi pusat perhatian publik pada bulan suci ini. Ribuan pengunjung tampak memadati area EXSIS Ramadan USK 2026 yang berlokasi di Jalan Tgk. Chik Di Lamnyong, tepat di samping Lapangan Gelanggang Universitas Syiah Kuala (USK).

Sejak bakda Ashar, lokasi ini bertransformasi menjadi destinasi favorit warga Banda Aceh untuk berburu aneka takjil dan kuliner kekinian. Namun, yang membedakannya dengan pasar musiman lainnya adalah dominasi produk kreatif hasil inovasi para mahasiswa serta alumni muda kampus “Jantong Hate” rakyat Aceh tersebut.

Kurasi Ketat Demi Standar Kualitas

Ketua Panitia EXSIS Ramadan USK 2026, Khoirul Amri, menegaskan bahwa gelaran tahun ini sangat mengedepankan kualitas dibandingkan sekadar kuantitas. Seluruh tenant yang terlibat telah melewati proses kurasi yang sangat rigid.

“Kami memastikan produk yang dipasarkan relevan, pelaku usahanya siap secara operasional, dan memiliki strategi branding yang berkelanjutan. Pengunjung harus mendapatkan jaminan pelayanan serta kualitas produk yang terstandar,” ujar Khoirul pada Jumat (27/02/2026).

Laboratorium Bisnis yang Konkret

Bagi civitas akademika USK, EXSIS Ramadan bukan hanya ajang jual-beli. Direktur Direktorat Kewirausahaan dan Alumni USK, Profesor Rahmat Fadhil, menilai momentum ini sebagai “laboratorium bisnis” yang nyata bagi para peserta.

Dinamika pasar Ramadan yang unik seperti lonjakan permintaan tinggi dalam waktu singkat serta kompetisi yang intens menjadi ruang belajar yang tidak didapatkan di bangku kuliah. “Di sini, mahasiswa dan alumni muda menguji ketangguhan produk serta mental mereka dengan membaca perilaku konsumen secara langsung,” tambahnya.

Penekanan pada Pembentukan Karakter

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Profesor Mustanir, menekankan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah pembentukan karakter wirausaha yang tangguh.

“Mahasiswa dilatih untuk disiplin, menjaga kualitas layanan, dan mengasah kemampuan problem solving di tengah situasi lapangan yang sangat dinamis. Profit memang penting, namun pembentukan mentalitas adalah prioritas kami,” tegas Prof. Mustanir.

Target Operasional hingga 20 Ramadan

Kegiatan ini dijadwalkan akan terus memanjakan lidah dan mata pengunjung hingga tanggal 20 Ramadan 1447 H mendatang. Untuk mengantisipasi lonjakan antusiasme masyarakat, panitia telah menyiagakan skema pengaturan area yang ketat guna memastikan sirkulasi kendaraan dan pengunjung tetap lancar.

Selain itu, panitia terus memberikan imbauan rutin kepada seluruh pengisi booth dan pengunjung untuk tetap menjaga standar kebersihan lingkungan serta keamanan pangan demi kenyamanan bersama selama menjalankan ibadah di bulan suci.[]