Terungkap! Ini Penyebab Satu Penumpang ATR 42-500 Lolos dari Maut

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

SEANTERONEWS.com — Satu penumpang pesawat ATR 42-500 berhasil lolos dari maut setelah insiden yang membuat sejumlah penumpang lainnya mengalami luka atau dalam kondisi darurat. Kejadian ini menarik perhatian karena ada penumpang yang terselamatkan secara tak terduga.

Insiden berlangsung saat pesawat ATR 42-500 berada di fase kritis penerbangan, di mana gelombang turbulensi ekstrem terjadi secara tiba-tiba, membuat sejumlah penumpang kehilangan keseimbangan dan mengalami benturan.

Menurut penuturan saksi serta keterangan kru pesawat, turbulensi itu datang tanpa peringatan awal yang cukup, sehingga membuat banyak penumpang terkejut.

Namun, satu penumpang justru dikabarkan lolos dari dampak paling parah. Faktor pertama adalah penggunaan sabuk pengaman yang benar dan konsisten, bahkan saat kursi belum diperintahkan untuk terpasang.

Kondisi kursi penumpang tersebut juga berperan penting. Ia duduk di bagian kabin yang relatif lebih stabil dan tidak langsung terkena benturan keras dari turbulensi.

Selain itu, ia dilaporkan sudah siap dengan perlindungan tambahan, seperti jaket dan dukungan bantal di sekitar tubuhnya, yang membantu menyerap sebagian dampak benturan. wp.cc

Kru kabin juga sempat melakukan upaya evakuasi yang cepat dan terkoordinasi, sehingga penumpang tersebut segera mendapat pertolongan medis setelah pesawat mendarat darurat.

Menurut dokter yang menangani, meski sempat mengalami guncangan hebat, kondisi fisik penumpang itu tetap stabil dan tidak memerlukan perawatan intensif.

Sementara itu, pihak maskapai memastikan pemeriksaan keselamatan akan dievaluasi secara menyeluruh untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Ahli penerbangan mengatakan bahwa turbulensi ekstrim memang sangat berpotensi menyebabkan cedera serius bila penumpang tidak memakai sabuk pengaman.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menaati instruksi keselamatan selama penerbangan, termasuk penggunaan sabuk pengaman bahkan saat lampu tanda belum menyala.[]