Polda Aceh Gandeng MPU Wujudkan Pasukan Profesional Berbasis Nilai Islami : Lahirkan Polisi Paling Syar’i di Indonesia!

BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh resmi mengumumkan langkah terobosan bersejarah yang berpotensi menjadi model nasional: menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.
Kolaborasi ini bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) Kepolisian yang tidak hanya profesional, presisi, dan modern, tetapi juga berkarakter kuat, teguh berlandaskan Nilai Islami dan menjunjung tinggi Kearifan Lokal Aceh. Inisiatif ini menandai upaya serius mewujudkan penegak hukum yang sejalan dengan kekhususan Syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah.
Kerja sama yang diresmikan oleh Kapolda Aceh dan Ketua MPU Aceh ini merupakan respon/s terhadap tuntutan masyarakat akan hadirnya institusi kepolisian yang lebih humanis, berintegritas, dan memahami konteks budaya serta agama setempat.
Tujuan utama dari sinergi ini adalah mengintegrasikan nilai-nilai agama ke dalam setiap aspek tugas kepolisian, mulai dari pelayanan publik, penegakan hukum, hingga pembinaan internal personel.
“Polisi di Aceh harus menjadi teladan. Dengan menggandeng MPU, kami ingin memastikan setiap langkah penegakan hukum di Aceh dilakukan tidak hanya sesuai KUHP, tetapi juga berpedoman pada akhlak dan Syariat Islam,” ujar Kapolda Aceh dalam keterangan resminya.
Program kolaborasi ini akan mencakup beberapa fokus utama:
-
Pendidikan Moral dan Etika: MPU akan secara aktif memberikan pembinaan rohani, tausiyah, dan ceramah keagamaan berkala bagi seluruh jajaran Polda Aceh.
-
Integrasi Kearifan Lokal: Memastikan personel polisi memahami dan menghormati adat serta budaya Aceh, sehingga penanganan masalah di masyarakat dapat dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana (hikmah).
-
Fatwa dan Panduan Syariah: Melibatkan MPU dalam memberikan pandangan dan fatwa hukum Islam terkait isu-isu krusial yang berhubungan dengan tugas kepolisian dan penegakan Syariat di Aceh.
Mewujudkan Polisi yang Dicintai Rakyat
Ketua MPU Aceh menyambut baik inisiatif ini, menegaskan bahwa tugas Ulama dan Umara (pemimpin) memiliki tujuan yang sama: menciptakan kemaslahatan umat.
“MPU siap mendukung penuh. Polisi yang profesional, jika dibingkai dengan moralitas Islami, akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dan kecintaan masyarakat. Ini adalah langkah maju untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban yang benar-benar berlandaskan nilai-nilai agama,” tegasnya.
Diharapkan, melalui program ini, Polda Aceh dapat menciptakan citra Polisi Paling Syar’i di Indonesia, yang menjadikan integritas agama sebagai fondasi utama dalam melayani dan mengayomi masyarakat.