Negara Sekitar Afghanistan Tolak Rencana AS Rebut Kembali Pangkalan Bagram

SEANTERONEWS.com – Beberapa negara tetangga Afghanistan menyatakan sikap tegas menolak keinginan dari Presiden Trump untuk menguasai kembali pangkalan militer di Bagram, dekat Kabul. Penolakan pangkalan militer itu disampaikan pada pertemuan “Moscow Format” yang melibatkan sepuluh negara, termasuk India, Pakistan, Rusia, dan China, yang menegaskan bahwa kehadiran militer asing di Afghanistan atau negara-negara tetangganya dianggap merusak stabilitas regional.
Tentara Taliban juga menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima keberadaan militer asing di wilayah mereka. Pemerintah Afghanistan di bawah Taliban menyebut pangkalan tersebut bagian dari kedaulatan nasional yang tidak bisa dinegosiasikan.
Trump sebelumnya menyebut bahwa pangkalan udara Bagram sangat strategis, terutama karena dianggap dekat dengan wilayah di mana China mengembangkan senjata nuklir. Jokowi dari Pentagon dan pejabat AS lain menyebut bahwa pengambilalihan pangkalan tersebut akan memerlukan kekuatan militer yang besar dan logistik yang beragam.
Meskipun rencana ini mendapat penolakan dari pihak Taliban dan beberapa negara bagianl, Trump dan pendukungnya terus menganggap Bagram sebagai aset geopolitik penting, baik untuk proyeksi kekuasaan regional maupun sebagai bagian dari kebijakan luar negeri yang lebih keras terhadap persaingan dengan China.[]