Flotilla Bantuan Gaza Tetap Melaju Meski Dihadang Israel

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

SEANTERONEWS.com – Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla terus berlayar menuju Gaza meski berulang kali diadang dan disergap angkatan laut Israel di laut internasional. Armada yang terdiri dari puluhan kapal ini membawa ratusan aktivis, anggota parlemen, serta bantuan berupa makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza yang masih terjebak dalam blokade.

Sejumlah kapal dalam rombongan dilaporkan diserang dan ditahan. Beberapa di antaranya adalah kapal Spectre, Alma, dan Sirius yang dipaksa berlabuh di pelabuhan Israel. Sementara kapal Mikeno sempat dilaporkan mendekati garis 9 mil laut dari Gaza sebelum kehilangan kontak. Kapal lain, Omar Al-Mukhtar, juga dilaporkan menghadapi pemutusan komunikasi setelah didekati kapal militer Israel.

Meskipun menghadapi intervensi keras, para penyelenggara menegaskan misi akan terus berlanjut. Mereka menyebut serangan Israel sebagai pelanggaran hukum internasional dan menuntut perlindungan bagi aktivis serta relawan yang terlibat. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa relawan mengalami luka-luka akibat tindakan represif di laut.

Flotilla ini menjadi simbol solidaritas global terhadap Gaza. Lebih dari 40 kapal dengan sekitar 500 penumpang ikut serta, menjadikan misi ini salah satu yang terbesar sejak blokade diberlakukan. Para relawan menyebut kehadiran mereka sebagai upaya damai untuk menembus pengepungan dan mengirimkan bantuan langsung kepada warga sipil yang sangat membutuhkan.

Gelombang dukungan internasional terus bermunculan. Beberapa negara mengecam tindakan Israel yang dianggap ilegal dan mengancam keselamatan misi kemanusiaan. Namun di tengah tekanan tersebut, rombongan flotilla tetap menegaskan komitmen mereka: perjalanan tidak akan berhenti hingga bantuan benar-benar sampai ke tangan warga Gaza.[]